Puluhan peserta dari berbagai wilayah di Banua Anam mengikuti lomba baca puisi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong bekerja sama dengan Sanggar Langit. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perkembangan dan kemajuan sastra di Kabupaten Tabalong.
Pada rangkaian kegiatan Salam Ramadan 2 sekaligus peringatan Hari Jadi Sanggar Langit ke-23, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong bekerja sama dengan Sanggar Langit Kabupaten Tabalong menggelar lomba baca puisi. Lomba dilaksanakan di Kedai Sanggar Langit Flamboyan, Kecamatan Murung Pudak, pada 28 Februari 2026.
Lomba ini diikuti 30 peserta jenjang SMP dan SMA se-Banua Anam. Puisi yang dibacakan merupakan karya seniman lokal di Kalimantan Selatan dan dibuat dari intisari Al-Qur’an.
Ketua Sanggar Langit Tabalong, Lilis Marta Diana, menyampaikan penilaian lomba puisi terdiri dari beberapa indikator, seperti kemampuan vokal yang meliputi jangkauan, kualitas, dan frekuensi vokal, aksentuasi seperti tempo dan teknik membaca, hingga intonasi. Selain itu, penghayatan yang menyangkut mimik dan ekspresi peserta juga menjadi perhatian penilaian dengan bobot nilai dari 60 hingga 90 poin.
Lilis pun mengungkapkan bahwa pihaknya bangga dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sastra dan kebudayaan di Kabupaten Tabalong. Kegiatan ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi generasi muda di Kabupaten Tabalong. Ia pun bersyukur pemerintah memberikan dukungan terhadap keberlangsungan sanggarnya.
“Terkait sanggar sendiri ini tentunya sangat luar biasa dan kami sangat terbantu untuk pengembangan lebih lanjut. Kami bangga bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi generasi kita dan tentunya bagi kebudayaan. Ini menjadi tambahan aset kekayaan dari program yang dilaksanakan dan masuk ke program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong sehingga akan berkembang terus, termasuk dalam hal aset penulisan. Tidak cuma dari tulisan yang dikumpulkan, tetapi mungkin akan ada lagi tulisan yang terkait dengan penelitian di bidang kebudayaan yang merupakan orang-orang yang dipilih dari ajang Salam Ramadan ini,” ujar Lilis Marta Diana, Ketua Sanggar Langit Tabalong.
Adapun para pemenang dari kategori SMP dan SMA mendapatkan hadiah berupa trofi, piagam, uang pembinaan, serta bingkisan dari sponsor Genza yang diserahkan oleh Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan sejumlah juri.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
