Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, mengukuhkan dan melantik kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong. Pelantikan berlangsung di Gedung Pendopo Bersinar Tanjung pada 9 Januari 2026, dan dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan kosong serta menindaklanjuti hasil penggabungan organisasi perangkat daerah guna memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik di Tabalong.
Bupati Tabalong melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat kepala SKPD yang mengisi jabatan kosong serta hasil perampingan organisasi perangkat daerah. Pelantikan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi pemerintah daerah dalam rangka penyegaran dan pematangan kepemimpinan birokrasi.
Dalam arahannya, Bupati Noor Rifani menekankan agar para pejabat yang dilantik mampu menjadi Smart ASN dengan memiliki tiga kompetensi utama, yakni profesionalisme, penguasaan teknologi informasi, serta kemampuan membangun kolaborasi. Para aparatur sipil negara juga diminta mampu beradaptasi dengan era digitalisasi, termasuk pemanfaatan command center untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Selain itu, setiap kepala SKPD ditargetkan mampu menciptakan minimal empat inovasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Perampingan organisasi dilakukan melalui penggabungan Dinas Sosial dengan DP3AP2KB, serta penggabungan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan. Sementara itu, untuk jabatan eselon dua yang masih kosong, pengisiannya akan dilakukan melalui tahapan uji kompetensi.
“Kita sudah memasuki tahun kedua terkait dengan pencapaian RPJMD Kabupaten Tabalong. Kami berharap di tahun 2026 ini program-program prioritas kami, tujuh program prioritas, bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Yang sudah baik ditingkatkan dan yang masih belum ditingkatkan lebih lagi. Kemudian kami berharap dampak atau outcome-nya ini bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Selain melantik pejabat baru, Bupati Tabalong juga mengukuhkan pejabat lama, mulai dari sekretaris daerah, kepala dinas, kepala badan, asisten, staf ahli, hingga camat. Dengan struktur birokrasi yang terbentuk, diharapkan mampu mendukung pencapaian target pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Tabalong.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong, melaporkan.
