Home Sosial Jelang Idulfitri, Damkar Tabalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Kebakaran

Jelang Idulfitri, Damkar Tabalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Kebakaran

by iin hendriyani

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat meninggalkan rumah untuk mudik maupun sebelum melaksanakan salat Idulfitri. Langkah antisipasi tersebut dinilai penting guna memastikan keamanan rumah selama ditinggal dalam waktu cukup lama.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong, Jahyani, mengatakan kondisi masyarakat Tabalong yang heterogen dengan banyak warga pendatang membuat aktivitas mudik menjadi hal yang rutin terjadi setiap tahun. Untuk itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di antaranya memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, menggunakan kabel dan peralatan sesuai standar SNI, serta tidak melebihi kapasitas beban listrik guna menghindari korsleting.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat memasak dan tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Pasalnya, selama bulan Ramadan tercatat ada enam laporan kasus kebakaran yang sebagian besar disebabkan oleh kebocoran gas LPG dan korsleting listrik.

Masyarakat juga diminta untuk tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas atau angin kencang, karena berpotensi memicu kebakaran.

Apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran seperti asap atau api, warga diharapkan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran terdekat untuk penanganan cepat.

“Kita mengimbau kepada warga sebelum bepergian, sebelum meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, pastikan cek instalasi listrik, pastikan kabel peralatan listrik di rumah sesuai standar SNI dan tidak melebihi beban muatan untuk menghindari korsleting. Kemudian waspada saat memasak, jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, karena selama bulan puasa ini setidaknya ada enam laporan kejadian kebakaran yang rata-rata penyebabnya dari bocornya gas LPG dan korsleting listrik,” ujar Jahyani, Kabid Damkar Tabalong.

Selain itu, warga yang akan mudik juga diminta melaporkan rencana keberangkatannya kepada pengurus RT atau pihak keamanan setempat, serta meninggalkan nomor kontak yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat.

Melalui imbauan ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap masyarakat dapat lebih waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi bahaya kebakaran, khususnya selama momentum Hari Raya Idulfitri.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment