Pada momen peringatan Hari Peduli Sampah Nasional HPSN tahun 2026, Bupati Tabalong menegaskan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R yang dimulai dari hulu melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar upacara dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional HPSN tahun 2026 pada Sabtu, 28 Februari 2026, di halaman Pendopo Bersinar Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak. Upacara yang dipimpin Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani ini dihadiri oleh unsur Forkopimda serta petugas kebersihan se-Kabupaten Tabalong.
Dalam sambutannya, Bupati Haji Fani menekankan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sampah dari pola kumpul-angkut-buang menjadi pengelolaan berbasis prinsip 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle. Pengelolaan sampah ini harus dimulai dari hulu melalui perubahan perilaku masyarakat serta penguatan rumah tangga, sekolah, perkantoran, dan kawasan usaha.
Sejalan dengan visi Gerakan Indonesia Asri, Haji Fani menegaskan persoalan sampah tidak akan tuntas jika hanya bertumpu pada pengolahan dari hilir. Ia pun berkomitmen akan mendorong kebijakan dan rencana pengelolaan sampah yang komprehensif, optimalisasi fasilitas pengelolaan sampah, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelanggar pengelolaan sampah.
“Apabila kolaborasi ini berhasil, beban penanganan sampah akan menjadi lebih ringan. Kita dapat mengurangi beban pembiayaan negara serta biaya pemulihan lingkungan akibat pencemaran. Mari kita jadikan semangat HPSN 2026 ini sebagai titik balik transformasi lingkungan. Dengan bekerja bersama, kita yakin persoalan sampah dapat tuntas secara cepat dan berkelanjutan. Mari kita buktikan bahwa Indonesia yang asri bukan sekadar cita-cita, melainkan realitas yang kita wariskan untuk generasi mendatang,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Usai peringatan apel Hari Peduli Sampah Nasional 2026, Haji Fani melepas iring-iringan petugas kebersihan. Kabupaten Tabalong berhasil meraih penghargaan menuju kabupaten bersih yang diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
