Gedung rektorat STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong resmi diserahkan kepada Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong. Keberadaan gedung rektorat ini diharapkan dapat menjadi penunjang fasilitas akademik sekaligus memperkuat pengelolaan pendidikan di STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong.
PT Adaro Indonesia bersama Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong melaksanakan serah terima bangunan gedung rektorat pada 19 Januari 2026. Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong, Mardhani, bersama External Relation Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan.
Ketua Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong, Mardhani, mengaku bersyukur dan mengapresiasi bantuan yang diberikan PT Adaro Indonesia melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Ia berharap dukungan ini dapat menjadi pemantik bagi perusahaan swasta lainnya untuk turut berkontribusi dalam mendukung pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Tabalong.
Mardhani menjelaskan bahwa gedung rektorat berfungsi sebagai gedung pengendali, sementara ke depan masih dibutuhkan ruang kelas, auditorium, serta fasilitas pendukung lainnya. Ia menegaskan pihak yayasan telah memiliki perencanaan pengembangan dan akan membuka peluang kerja sama dengan perusahaan lain, termasuk kemungkinan dukungan lanjutan dari PT Adaro Indonesia, ujar Mardhani, Ketua Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong.
External Relation Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan, mengatakan bantuan hibah pembangunan gedung rektorat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan di Kabupaten Tabalong. Ia berharap STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
Rinaldo Kurniawan berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pemicu agar STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong tumbuh lebih besar dan berperan aktif sebagai pencetak sumber daya manusia unggul di Tabalong, ujar Rinaldo Kurniawan, External Relation Division Head PT Adaro Indonesia.
Sementara itu, Ketua STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong, Erwan, memaparkan bahwa pihaknya tengah berproses menambah program studi baru. Dari yang sebelumnya memiliki dua program studi, STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong ditargetkan berkembang menjadi lima program studi. Ia menegaskan bahwa gedung rektorat yang telah dibangun akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pengelolaan institusi.
Erwan menyebutkan saat ini STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong memiliki sekitar 300 mahasiswa pada dua program studi, yakni Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam, serta sedang memproses penambahan tiga program studi baru, ujar Erwan, Ketua STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong.
Usai pembangunan gedung rektorat, pihak STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong berencana melanjutkan pembangunan fasilitas lain seperti gedung perkuliahan, laboratorium, perpustakaan, serta sarana pendukung lainnya sesuai dengan tahapan kebutuhan pengembangan kampus.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
