Home Ekonomi Gas Melon Tembus Rp48 Ribu, Pemkab Tabalong Turun Tangan Awasi Pengecer

Gas Melon Tembus Rp48 Ribu, Pemkab Tabalong Turun Tangan Awasi Pengecer

by iin hendriyani

Mahalnya harga gas LPG 3 kilogram di tingkat pengecer membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong bergerak untuk melakukan pemantauan di sejumlah pengecer gas LPG 3 kilogram yang berada di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Tanjung. Dari pemantauan tersebut, didapati sejumlah pedagang menjual gas LPG 3 kilogram dengan harga cukup tinggi, di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong, Hamidah Munawarah, bersama Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Tabalong, Tim Satgas Pangan Polres Tabalong, Kodim 1008/Tanjung, Kejaksaan Negeri, beserta Satpol PP melakukan pemantauan pengecer gas LPG 3 kilogram yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Tanjung, pada Kamis, 10 Juli 2025.

Dari pemantauan ini, didapati para pengecer menjual gas LPG 3 kilogram berkisar dari harga Rp30.000 hingga Rp48.000 per tabung. Harga tersebut dinilai jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000.

Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Tabalong, Noviana Eredha, mengatakan tingginya harga jual gas LPG 3 kilogram di pengecer karena pengecer mendapatkan gas bersubsidi tersebut dari tangan ketiga.

“Berdasarkan informasi, penjualan harga tinggi karena sudah dari tangan ketiga, atau dari penjual lain yang menjual kembali tabungnya. Makanya harganya relatif cukup tinggi, dengan kisaran masing-masing untung per orang itu sekitar Rp5.000 sampai Rp10.000.” ujar Noviana Eredha, Kabid Perdagangan dan Kemetrologian, DKUKMPP Tabalong.

Pada pemantauan ini juga didapati sejumlah pengecer menyimpan stok tabung gas LPG 3 kilogram dalam jumlah banyak. Untuk memberikan pemahaman kepada para pengecer, pemerintah juga melakukan sosialisasi Surat Edaran dari Bupati Tabalong tentang Pengaturan Penggunaan dan Peredaran Gas LPG 3 Kilogram Bersubsidi. Surat edaran tersebut diharapkan dapat dipahami dan dipedomani agar penggunaan gas LPG 3 kilogram dapat tepat sasaran.

(Nova Arianti/TV Tabalong)

You may also like

Leave a Comment