Home DPRD Demi Pokir, Komisi II DPRD Tabalong Genjot Tambahan Anggaran Disbunnak Rp 10 Miliar

Demi Pokir, Komisi II DPRD Tabalong Genjot Tambahan Anggaran Disbunnak Rp 10 Miliar

by iin hendriyani

Komisi II DPRD Tabalong gelar rapat bersama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong untuk memastikan rencana program dan kegiatan Disbunnak pada anggaran perubahan APBD tahun 2025, yang digelar pada Kamis, 22 Mei 2025. Dalam rapat, DPRD sepakat mengupayakan penambahan anggaran perubahan Disbunnak untuk mengakomodir pokir.

Dalam kesempatan ini, pihak Disbunnak Tabalong memaparkan usulan penambahan anggaran sebesar Rp 31 miliar di APBD Perubahan 2025, yang kemudian disetujui sebesar Rp 6 miliar. Komisi II DPRD Tabalong pun mengupayakan penambahan anggaran di Disbunnak Tabalong pada APBD Perubahan sebesar Rp 10 miliar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Pahmi, menjelaskan bahwa anggaran Rp 10 miliar ini nantinya untuk mengakomodir pokok-pokok pikiran dari masing-masing anggota dewan. Ia menekankan bahwa pokir perlu dimasukkan dalam APBD Perubahan, lantaran menjadi harapan masyarakat.

“Ya, seyogianya kita ketahui juga, anggota dewan ini adalah mewakili dari dapil masing-masing. Dia menerima amanah dari masyarakat yang diwakili, maka dia wajib memperjuangkan aspirasi dari masyarakatnya. Jadi, mengukurnya ke situ,” ujar Pahmi, Wakil Ketua Komisi II DPRD Tabalong.

Sementara itu, Kepala Disbunnak Tabalong, Soleh, mengungkapkan bahwa pokir DPRD akan kembali disinkronisasikan dengan program prioritas Bupati Tabalong, serta kemampuan keuangan dan SDM Tabalong yang menjalankannya.

“Ya, kita lihat dulu ya nanti berapa mereka menambahkan. Kita lihat dari program-program, sesuai atau tidak dengan program prioritas bupati. Kita prioritaskan program prioritas dulu,” kata Soleh, Kepala Disbunnak Tabalong.

Diketahui sebelumnya, Disbunnak Tabalong memiliki anggaran induk sebesar Rp 45 miliar. Hingga April 2025, penyerapan anggaran berkisar di angka 20 persen. Soleh pun optimis pada triwulan kedua ini pihaknya akan mampu mencapai target penyerapan, yakni sebesar 40 hingga 50 persen.

(Maria Ulfah / TV Tabalong)

You may also like

Leave a Comment