Home Ketenagakerjaan Cetak Tenaga Terampil dan Wirausaha Baru, Pelatihan Pemkab Tabalong Tembus 387,6 Persen dari Target

Cetak Tenaga Terampil dan Wirausaha Baru, Pelatihan Pemkab Tabalong Tembus 387,6 Persen dari Target

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong mencatat capaian signifikan dalam program pelatihan keterampilan sepanjang tahun anggaran 2025. Melalui berbagai program pelatihan yang digelar Pemkab Tabalong, sebanyak 11.630 warga Tabalong telah mengikuti pelatihan, atau melampaui target yang ditetapkan pada 2025 hingga 387,6 persen.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah di tingkat desa, SKPD, lembaga kursus dan pelatihan, hingga keterlibatan dunia usaha. Program pelatihan dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman. Pelatihan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru melalui berbagai inovasi dan intervensi pelatihan.

Pelatihan berbasis masyarakat difokuskan pada pembentukan kemandirian ekonomi warga, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Melalui program ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri dan menyerap tenaga kerja di lingkungannya.

Sementara itu, pelatihan berbasis kompetensi yang mengacu pada standar Kementerian Ketenagakerjaan disiapkan untuk membekali peserta memasuki dunia industri dan dunia kerja formal. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong juga melaksanakan pelatihan nonkompetensi seperti menjahit, memasak, dan perbengkelan. Pelatihan ini merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat melalui pokok-pokok pikiran DPRD Tabalong.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hadi Ismanto, menjelaskan bahwa capaian target pelatihan diperoleh dari kontribusi sejumlah SKPD, kecamatan, serta lembaga kursus dan pelatihan. Ia menyebutkan sebanyak 11.630 peserta telah mengikuti pelatihan sehingga secara kuantitatif capaian mencapai 387,6 persen. Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa pelatihan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga menekankan kualitas hasil pelatihan, ujar Hadi Ismanto, Kepala Disnaker Tabalong.

Hadi Ismanto menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan peserta pelatihan, termasuk penerima bantuan peralatan, benar-benar memanfaatkan hasil pelatihan. Dengan upaya tersebut, program pelatihan keterampilan diharapkan mampu melahirkan tenaga terampil sekaligus pelaku usaha baru yang mandiri.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment