Pemerintah Kabupaten Tabalong menyiapkan Langkah Jangka Panjang untuk Mencegah Banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah. Salah Satu Upaya yang dilakukan adalah dengan memperkuat Infrastruktur Pengendali Air, seperti Bendung dan Embung. Rencana ini disampaikan langsung Bupati Tabalong saat meninjau Daerah Terdampak Banjir.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menjelaskan Penyebab terjadinya Banjir saat melakukan Peninjauan ke Sejumlah Wilayah terdampak Banjir di Kabupaten Tabalong pada 29 November 2025. menurutnya Banjir terjadi Akibat Turunnya Air Hujan dari Hulu ke Hilir secara Bersamaan. Kondisi ini diperparah dengan terbatasnya Daya Tampung Aliran Sungai.
Tabalong diketahui memiliki Dua Aliran Sungai Utama, yakni Sungai Tabalong Kiwa dan Sungai Tabalong Kanan. Namun saat Debit Air dari Kedua Wilayah Hulu tersebut masuk secara bersamaan di Titik Pertemuan di Desa Mahe, Beban Aliran Air menjadi lebih Besar. Selain itu, Aliran Sungai menuju Daerah Aliran Sungai Barito hanya melalui Satu Jalur. Kondisi Sungai yang mengalami Endapan berlebih menyebabkan Aliran Air terhambat dan akhirnya Meluap ke Pemukiman Warga.
Untuk Solusi Jangka Panjang, Bupati Noor Rifani mendorong Peningkatan Infrastruktur Pengendali Banjir. Salah satu solusi yang direncanakan adalah Percepatan Penyelesaian Bendung Jaro Dua atau Embung Jaro, yang saat ini masih dalam Proses Pembangunan. Selain itu, Pemerintah Daerah juga merencanakan Pembangunan Bendung Sungai Kumap di Kecamatan Bintang Ara.
“Sebenarnya kalau Solusi itu ada, Pertama mungkin untuk Daerah Kecamatan Jaro, Bendung Jaro Dua (Embung Jaro) ini harus cepat kita selesaikan ini kan pembangunannya belum selesai. Jadi Bendung Jaro Dua ini Supaya kalau terjadi Hujan Didaerah Jaro, nah ini dia bisa menahan Air tidak masuk bersamaan, Kemudian itu yang Daerah Kecamatan Bintang Ara itu ada Rencana kita membikin Bendung Sungai Kumap di sana. Nah dengan Dua ini, bukan hanya mengendalikan Banjir Didaerah kita Tabalong tapi juga ke tetangga kita di Kabupaten Amuntai, itu solusinya,” Ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Bupati Noor Rifani menegaskan, Pembangunan dan Penyelesaian Infrastruktur Pengendali Air ini menjadi Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam menangani Banjir secara Berkelanjutan. melalui Pembangunan Bendung Jaro Dua dan Rencana Bendung Sungai Kumap, Pemerintah Daerah berharap Risiko Banjir dapat dikurangi, sekaligus memberikan manfaat bagi Daerah di Hilir Aliran Sungai.
(Muhammad Khairillah, TV Tabalong)
