Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tabalong memberikan edukasi pertolongan dan penyelamatan di air kepada masyarakat Desa Harus, Kecamatan Muara Harus. Edukasi tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi bencana banjir.
Kegiatan edukasi dan simulasi penyelamatan di air ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut kerja sama antara Tim Penggerak PKK Kecamatan Muara Harus dengan BPBD Kabupaten Tabalong. Dalam kegiatan ini, TRC BPBD memberikan pemahaman tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat banjir, mulai dari cara menyelamatkan diri, evakuasi mandiri, hingga teknik evakuasi bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
Selain penyelamatan diri, TRC BPBD juga memberikan simulasi pertolongan terhadap korban tenggelam saat banjir. Menariknya, simulasi ini menggunakan alat-alat sederhana yang mudah ditemukan di sekitar masyarakat.
Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari peserta, khususnya ibu-ibu PKK yang terlibat langsung dalam praktik pertolongan menggunakan alat sederhana seperti kayu dan tali, yang dilakukan di area kolam mini waterboom Taman Edukasi Desa Harus.
“Di sini kita memberikan edukasi dan simulasi serta bagaimana cara dan teknik apabila terjadi banjir apa yang harus dilakukan, termasuk menyelamatkan diri, evakuasi mandiri, serta evakuasi untuk para disabilitas. Dan juga kita melakukan simulasi seandainya ada korban tenggelam saat terjadi banjir, di situ kita menggunakan alat-alat yang ada di sekitar kita, baik itu kayu, tali, perahu, dan lainnya, yang penting korban yang ada di dekat kita bisa selamat menggunakan alat-alat yang ada di sekitar kita,” ujar Akhamd Lubis, TRC BPBD Tabalong.
Pemerintah Desa Harus pun menyambut baik kegiatan ini. Kepala Desa Harus, Rahmani menilai edukasi kebencanaan sangat penting bagi masyarakat, mengingat wilayah desa kerap terdampak banjir.
“Saya Kepala Desa Harus sangat mendukung dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh TP PKK Kecamatan, jadi kami Pemerintah Desa Harus selalu siap. Dengan adanya ini masyarakat kami di Desa Harus selalu siap siaga dalam menanggulangi masalah banjir yang sering terjadi di sini, mudah-mudahan selalu bisa teratasi dengan baik,” ujar Rahmani, Kepala Desa Harus.
Melalui edukasi dan simulasi ini, masyarakat Desa Harus diharapkan semakin memahami cara bertindak saat bencana banjir terjadi, sehingga risiko korban jiwa dan kerugian dapat diminimalkan.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
