Akibat pemangkasan Dana transfer dari Pusat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabalong melakukan rasionalisasi di organisasinya dengan mengurangi volume kegiatan dan program. Namun dipastikan program ke masyarakat dan peningkatan SDM ASN tetap diakomodir.
Hal ini dijelaskan pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Tabalong, Fauzan, saat ditemui ditempat kerjanya, pada 13 November 2025, di Kantor BKPSDM Tabalong. Sebelum Rasionalisasi BKPSDM Tabalong menganggarkan program kegiatan sebesar 17,6 Milyar, dan setelah Rasionalisasi anggaran berkurang menjadi 13,6 Milyar.
Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Fauzan mengakui Rasionalisasi berdampak pada beberapa program kegiatan. Meski demikian pihaknya memastikan program tetap dapat berjalan normal meski mengalami pengurangan Volume kegiatan 30 sampai dengan 40 Persen.
“solusi yang kami ambil terhadap rasionalisasi ini adalah dengan mengurangi beberapa kegiatan dalam hal volume kegiatannya seperti pelaksanaan diklat pelaksanaan pelatihan-pelatihan teknis fungsional jadi sebagaimana tahun-tahun kemarin ada beberapa angkatan cuma tahun 2026 kami dengan kondisi keuangan yang ada memang bisa dilaksanakan tapi cuma satu atau dua angkatan saja” Ujar Fauzan Plt Kepala BKPSDM Tabalong.
Fauzan menambahkan, meski terjadi mengurangkan volume dirinya memastikan peningkatan sumber daya kepegawaian Tabalong tetap dapat terakomodir, baik melalui anggaran induk atau penambahan di anggaran perubahan nantinya.
(GAZALI RAHMAN, TV TABALONG)
