Banjir yang terjadi di sejumlah Wilayah Kabupaten Tabalong terus meluas, Genangan yang awalnya terjadi di Wilayah Utara Tabalong kini merambah ke Wilayah Tengah hingga Selatan Tabalong. Kondisi ini dipicu meningkatnya debit Sungai Tabalong hingga mencapai 9 Koma 75 Meter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD Kabupaten Tabalong Mencatat Debit Air terus mengalami peningkatan Seiring Kiriman Air dari Wilayah Hulu menuju Hilir. Berdasarkan Pantauan BPBD Tabalong pada Senin 29 Desember 2025, Pukul 11.58 Wita, Tinggi Permukaan Sungai Tabalong mencapai 9 Koma 75 Meter.
Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyebut kondisi ini Membuat Banjir yang sebelumnya berada di Wilayah Utara kini Bergerak ke Wilayah Tengah dan diperkirakan 12 Jam Ke depan akan mengarah ke Wilayah Selatan Kabupaten Tabalong.
Banjir di Tabalong mulai terjadi sejak Sabtu 27 Desember 2025 di Wilayah Utara Tabalong, tepatnya Kecamatan Jaro meliputi Desa Namun dan Muang, serta Kecamatan Muara Uya seperti Desa Salikung, Kumap, Uwie dan Muara Uya. Sehari setelahnya Air Bergeser ke Kecamatan Haruai meliputi Desa Nawin, Halong dan sebagian Desa Bongkang.
Memasuki Senin 29 Desember 2025, Banjir kini merambah Wilayah Tengah Tabalong, yakni Kecamatan Tanjung meliputi Desa Mahe Seberang, Kitang, Garungung, Juai serta Kelurahan Agung. Wilayah Rawan Banjir seperti pangkalan di Kecamatan Murung Pudak dan Ujung Murung Kecamatan Tanjung juga mulai Terdampak.
Haris Menyampaikan Air mulai Terpantau Memasuki Wilayah Selatan Tabalong, namun masih Sebatas merendam Badan Jalan dan belum Merendam Pemukiman Warga. Hingga kini tidak ada Korban Jiwa, Dampak Banjir masih terbatas pada Fasilitas Umum, Pemukiman dan Akses Jalan.
“Sampai saat ini itu betul ya jadi hanya Fasilitas Umum saja ini belum merambat ke Pertanian ya kemudian tidak ada dampak Korban Jiwa, karena kita sudah menghimbau, karena ini saking kuatnya ya, kuatnya dan dukungan dari Mitigasi yang dilakukan oleh Masyarakat, karena kita sebelumnya lagi Gigit-gigitnya melakukan Pencegahan dan kesiap-siagaan, nah Mitigasi, Peringatan ini kita sampaikan, baik itu ke Desa, kemudian Kesatuan Pendidikan ya ke Pelaku-pelaku Usaha selalu kita lakukan, sehingga berkat upaya kita melakukan Edukasi dan simulasi terhadap Masyarakat, terkait bagaimana menghadapi bencana supaya tidak menimbulkan ya Korban jiwa.” Ujar Haris Fakhrozi, Kalak BPDB Tabalong.
Haris menambahkan, BPBD Tabalong Bersama Relawan, Kecamatan, Aparat Desa dan berbagai Instansi terkait memastikan Kebutuhan Dasar Warga tetap terpenuhi, seperti Air Bersih, Sanitasi, Kesehatan, Pangan, Dapur Lapangan hingga tempat Pengungsian Layak.
(Dano Nafarin, TV Tabalong)
