Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mendorong peningkatan kualitas Posyandu di Kabupaten Tabalong, salah satunya melalui kegiatan Advokasi Posyandu 6 SPM. Diharapkan ke depannya Posyandu tidak hanya melayani terkait kesehatan, namun juga pendidikan hingga kegiatan sosial.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong menggelar kegiatan advokasi terkait Posyandu 6 SPM bagi 50 tim pembina Posyandu tingkat Kabupaten Tabalong, yang dilaksanakan di Hotel Aston Tanjung, Rabu 27 Agustus 2025.
Dalam kesempatan ini, para peserta diajak menerapkan Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakat. Posyandu 6 SPM tidak hanya bertugas melayani kesehatan, namun juga meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Husin Ansari, mengharapkan agar kegiatan ini dapat membentuk kesamaan pemahaman serta visi dan misi dalam menerapkan SPM di Tabalong. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan pihaknya pada program prioritas Pemkab Tabalong.
“Harapan kami terjadinya kesamaan pemahaman, kesamaan visi kita dalam menerapkan SPM. Mendukung juga 7 program prioritas Pak Bupati, salah satunya adalah Tabalong Pasti Sehat. Nah, itu salah satu yang memang ingin kita capai dari pertemuan ini,” ujar Husin Ansari, Plt. Kadinkes Tabalong.
Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Tabalong, Sumiati, mengatakan di era berkembangnya teknologi dan digital, seluruh pihak harus berkomitmen dan berinovasi dalam mewujudkan Posyandu yang memiliki pelayanan modern, inklusif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Oleh karena itu, perlu ada komitmen dan inovasi dari semua pihak untuk mewujudkan Posyandu sebagai wadah pelayanan yang modern, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Sumiati, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Tabalong.
Ia juga berharap agar kegiatan advokasi dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta untuk menambah wawasan dan pengetahuan terkait SPM, sehingga pembina Posyandu tingkat kabupaten dapat melanjutkan pembinaan ke tingkat kecamatan dan desa.
(Maria Ulfah/TV Tabalong)