Home Blog Seberapa Bersih Desa Maburai? Tim Provinsi Turun Langsung Melakukan Penilaian

Seberapa Bersih Desa Maburai? Tim Provinsi Turun Langsung Melakukan Penilaian

by iin hendriyani

TABALONG — Desa Maburai menjalani kunjungan lapangan penilaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Senin, 12 Oktober 2026, di Kantor Desa Maburai.

Dalam kunjungan ini, tim penilai melakukan verifikasi dokumen dan pemeriksaan lapangan terhadap penerapan lima pilar STBM, meliputi stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Ketua Tim Penilai STBM Award Kalimantan Selatan, Anhar Ikhwan, mengapresiasi upaya Desa Maburai dalam menerapkan STBM. Menurutnya, keberhasilan program ini memerlukan proses dan konsistensi, bukan hanya persiapan menjelang penilaian.

Anhar menegaskan, keberhasilan STBM tidak hanya dinilai dari kelengkapan dokumen dan pelaksanaan program, tetapi juga dari konsistensi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehari-hari.

“Kami berharap ini menjadi kebiasaan keseharian warga kita terkait sanitasi. Jika ini menjadi kebiasaan maka lingkungan kita menjadi bersih dan sehat. Tentunya dengan lingkungan bersih dan sehat maka outcome atau feedback yang kita harapkan itu derajat kesehatan terangkat,” kata Anhar Ikhwan, Ketua Tim Penilai STBM Award Kalsel.

Sementara itu, Kepala Desa Maburai, Edy Rahmanto, menyampaikan bahwa penerapan STBM sejalan dengan upaya desa menjaga kelestarian lingkungan pada tahun 2026.

“Karena identiknya lingkungan dan kesehatan ini suatu hal yang tidak terpisahkan, dan kami juga yakin dari tim penilai, khususnya dari hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan kaitannya juga dengan sosial, ini bahwasannya sesuatu yang tidak nampak. Kalau dari progres mungkin dari pembangunan juga mungkin tidak terlihat, tapi mungkin kaitannya dengan dampak tentunya ini bisa dirasakan oleh masyarakat nantinya, masyarakat langsung kaitannya dengan baik dengan perilaku-perilaku masyarakat itu sendiri yang berdiri terhadap itu bersih, sehat lingkungan maupun kesehatan yang ada di khususnya di rumahnya masing-masing,” ujar Edy Rahmanto, Kepala Desa Maburai.

Edy berharap penerapan STBM dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kolaborasi pemerintah desa, petugas kesehatan, dan masyarakat, guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Dano Nafarin, TV Tabalong Melaporkan.

You may also like

Leave a Comment