Home Blog Sirupa Hadir di Tabalong, Stok Pangan Dipantai hingga Level Kios

Sirupa Hadir di Tabalong, Stok Pangan Dipantai hingga Level Kios

by iin hendriyani

Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi meluncurkan inovasi Sistem Rumah Pangan atau Sirupa. Inovasi yang digagas Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Tabalong ini menjadi platform informasi untuk memantau kondisi dan ketersediaan pangan di Tabalong.

Peluncuran inovasi Sistem Rumah Pangan atau Sirupa ditandai dengan peresmian secara simbolis oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, bersama Kepala DKP3 Tabalong, Fahrul Raji, serta jajaran dan undangan. Kegiatan berlangsung di Hotel Aston Tanjung, Kamis, 1 Oktober 2026.

Sirupa merupakan inovasi yang dirancang untuk menyediakan informasi terkait sektor ketahanan pangan, perikanan, peternakan dan kesehatan hewan, perkebunan, tanaman pangan dan hortikultura, hingga informasi penyuluhan, kolaborasi dan kemitraan, serta early warning system atau EWS.

Melalui Sirupa, informasi ketersediaan pangan dapat dipantau, baik yang terdata di DKP3 Tabalong maupun stok pada kios-kios pangan di wilayah Kabupaten Tabalong.

“Jadi data yang ditampilkan itu adalah ketersediaannya, stok awal, lalu juga nanti apabila ada yang masuk komoditas pangan, nah itu lalu berapa yang keluar, berapa yang sisa. Nah, itu lalu sudah kita beri apa istilahnya itu warning-nya, jadi stok itu berapa yang ideal yang tersedia. Kalau misalnya stok itu kurang, nanti ada waspada atau seperti apa. Lalu untuk data kita yang di dinas itu sama juga. Jadi kita itu melihat data-data, misalnya data beras, ada telur, ada ikan, nah stoknya berapa, lalu berapa yang keluar istilahnya. Berapa yang dibutuhkan, berapa yang tersedia, lalu nah lalu kita bisa menghitung berapa keterbulanannya,” ujar Fahrul Raji, Kepala DKP3 Tabalong.

Selain sebagai pusat informasi, Sirupa juga memfasilitasi transaksi langsung antara kelompok tani dan pembeli melalui kios pangan.

Mekanisme ini diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi, sehingga produk pertanian dapat lebih mudah terhubung dengan pembeli, dan harga pangan di tingkat masyarakat dapat lebih terjaga.

Maria Ulfah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment