TABALONG – Dalam rangka mengenang peristiwa Gerakan 30 September atau G30S, sejumlah warga di Tabalong mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang, Rabu, 30 September 2026. Pengibaran bendera ini menjadi bentuk penghormatan, sekaligus momen untuk mengenang sejarah bangsa Indonesia.
Salah satunya dilakukan Abdurahman, warga Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak. Sejak pagi, ia telah mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang di depan rumahnya, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang gugur dalam peristiwa sejarah tersebut. According to Abdurahman, pengibaran bendera setengah tiang bukan sekadar tradisi tahunan. Momen ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan sejarah serta terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Jadi pesan kami kepada generasi muda ya mari kita jaga bersama negara kita yang sudah susah payah membangun berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang ’45 ini, jangan sampai mau dirubah apalagi dengan dasar negara komunis yang tidak Berketuhanan Yang Maha Esa. Nah, jadi kepada generasi muda supaya berjuang terus menegakkan kebenaran, keadilan, dan negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang ’45,” kata Abdurahman, Warga Kelurahan Belimbing Raya.
Ia berharap, peringatan sejarah seperti ini dapat terus diingat dan disosialisasikan, sehingga generasi muda tidak melupakan sejarah perjalanan bangsa.
Maria Ulfah, TV Tabalong.
