Tanjung – Kepala SMAN 2 Tanjung, Hamsyaruddin, mendorong agar Aksi Smada tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga menjadi wadah pengembangan potensi siswa. Pasalanya, setiap siswa memiliki bakat dan kemampuan yang perlu diasah.
Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 2 Tanjung, Hamsyaruddin, saat ditemui belum lama tadi.
Ia menjelaskan, Aksi Smada dirancang tidak semata-mata untuk mencari pemenang dalam setiap perlombaan dan kompetisi.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk menemukan, mengasah, dan menunjukkan potensi yang mereka miliki.
Melalui interaksi tersebut, siswa diajak untuk saling menghargai, menjunjung sportivitas, serta membangun relasi dengan pelajar dari sekolah lain.
“Aksi Smada itu sendiri adalah bagian dari miniatur mereka berkreasi, bermasyarakat, berkolaborasi, dan bekerja sama sehingga dalam setiap kegiatannya itu mereka berjuang bagaimana mengkoordinir dan melakukan satu kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak dan tentunya juga bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka sendiri,” ujar Hamsyaruddin, Kepala SMAN 2 Tanjung.
Melalui kegiatan ini, Hamsyaruddin menyebut, Aksi Smada menjadi wadah bagi pihaknya untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia. Khususnya dalam mendukung terwujudnya Tabalong Smart, serta melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing di Kalimantan Selatan.
Selain itu ia juga mengapresiasi seluruh sponsor dan pihak terkait lainnya yang telah berkontribusi. Tak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi dan prestasi pelajar.
Tim Liputan SMAN 2 Tanjung melaporkan untuk TV Tabalong.
