TABALONG — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan atau DKUPP Tabalong berencana menata dan merelokasi pedagang kaki lima yang berjualan di sisi jalan kawasan Expo Center Mabuun. Relokasi akan dilakukan dalam waktu dekat.
Sebanyak 12 pedagang kaki lima yang berada di kawasan Tanjung Expo Center Mabuun bakal direlokasi secara bertahap pada akhir tahun 2026.
Para pedagang tersebut rencananya akan direlokasi ke tempat baru di dalam kawasan Tanjung Expo Center, tepat di sisi panggung utama.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Sarana Perdagangan DKUPP Tabalong, Eko Fiftadi, menjelaskan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar 400 juta rupiah melalui anggaran perubahan, yang ditujukan untuk membangun lokasi khusus PKL.
“Di perubahan ini kami mendapat anggaran kurang lebih sekitar 400 jutaan, memang masih tidak mencukupi untuk istilahnya membuat perubahan yang signifikan. Tapi dengan dana tersebut kami menyiapkan tempat untuk para pedagang, jadi area di situ rencana akan dibuat khusus untuk para pedagang kaki lima yang berada di sisi jalan. Maksud dari relokasi ini memang rencananya sudah lama, artinya sebelum-sebelumnya sudah direncanakan. Pertama kami mengantisipasi karena para pedagang itu berjualan di sisi jalan, ada kemungkinan suatu saat memang yang tidak kita inginkan tapi ada kemungkinan terjadi kecelakaan, nah itu yang kami antisipasi. Karena kalau itu terjadi maka tentunya akan menjadi permasalahan karena mereka berjualan di sisi jalan dan para pengunjung itu memarkirkan pasti di sisi jalan, jadi mengganggu aktivitas lalu lintas, sedangkan jalan itu adalah jalan utama. Nah atas dasar pemikiran tersebut maka kemudian para pedagang ini kami rencanakan relokasi,” ujar Eko Fiftadi, Kabid Pengembangan dan Pengendalian Sarana Perdagangan DKUPP Tabalong.
Eko menambahkan rencana relokasi ini juga telah disosialisasikan DKUPP Tabalong kepada para pedagang. Sosialisasi tersebut turut dihadiri pihak Kelurahan Mabuun, kepolisian, serta kejaksaan.
Nova Arianti, TV Tabalong
