Untuk mendorong pembinaan atlet sekaligus meningkatkan daya saing olahraga di Kabupaten Tabalong, Turnamen Tabalong Smart Open Tennis 2026 Seri Satu resmi digelar. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Turnamen Tabalong Smart Open Tennis 2026 Seri Satu ini diikuti sebanyak 58 pasang peserta dari tiga provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Peserta akan bertanding dalam tiga kelas perlombaan, yakni open prestasi, intermediate putra, dan intermediate putri.
Ketua Pelti Tabalong, Akhmad Helmi, menjelaskan turnamen ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan. Pembinaan dilakukan mulai dari tingkat pemula hingga atlet berprestasi. Selain latihan rutin, keikutsertaan dalam turnamen menjadi sarana penting untuk meningkatkan jam terbang dan kemampuan atlet. Bahkan, Pelti Tabalong menargetkan penyelenggaraan turnamen open dalam empat seri setiap tahun.
“Kami melakukan pembinaan atlet tenis, baik itu dari pemula sampai ke atlet prestasi. Kami akan mengadakan setiap tahun open turnamen yang terdiri dari seri 1 sampai seri 4 setiap tahunnya. Artinya, apa yang disampaikan oleh pimpinan kita, wakil bupati dan bupati, menghendaki bahwa pembinaan atlet yang berkelanjutan. Maka dari itu kami melakukan pembinaan atlet dari pemula ke kelompok umur sampai atlet yang berprestasi. Di samping latihan-latihan setiap harinya, perlu adanya turnamen,” ujar Akhmad Helmi, Ketua Pelti Tabalong.
Ketua pelaksana, Budi Wahono, menuturkan turnamen ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, namun juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Melalui kegiatan multi-event seperti ini, perputaran ekonomi di Tabalong diharapkan semakin meningkat.
“Yang pertama, harapan kita tentunya memberikan jam terbang untuk atlet kita di lokal Tabalong. Yang kedua, harapan kita ada multiplier effect untuk Kabupaten Tabalong di bidang perputaran ekonomi. Artinya, dalam pelaksanaan ini tentunya ada outcome tersendiri untuk PAD daerah,” ujar Budi Wahono, Ketua Pelaksana.
Budi menambahkan, melalui penyelenggaraan turnamen yang berkelanjutan ini, diharapkan akan lahir atlet-atlet tenis berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tabalong.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
