Untuk menjaga Kabupaten Tabalong tetap aman dari Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK, masyarakat diimbau agar mematuhi aturan karantina saat mendatangkan ternak dari luar daerah. Kepatuhan terhadap prosedur ini dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya penyakit berbahaya pada hewan ternak.
Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tabalong mengingatkan masyarakat, khususnya para peternak, agar selalu mengikuti prosedur yang benar saat mendatangkan ternak seperti sapi, kerbau, maupun kambing dari luar Kabupaten Tabalong. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya PMK ke daerah.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Tabalong, dokter hewan Suwandi. Meskipun sepanjang tahun 2025 Kabupaten Tabalong tercatat bebas dari kasus PMK, Suwandi menegaskan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan dan prosedur karantina tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kepatuhan bersama sangat penting untuk menjamin kesehatan hewan ternak sekaligus menjaga keamanan dan higienitas daging yang dikonsumsi masyarakat.
“Apabila mengambil ternak dari luar Kabupaten Tabalong, harus berkoordinasi dengan dinas setempat untuk melakukan pengecekan dan mengurus surat keterangan kesehatan hewan, termasuk memastikan ternak tersebut sudah divaksin atau belum. Selanjutnya dilihat kondisi kesehatannya, apakah menunjukkan gejala PMK atau tidak. Ciri-cirinya antara lain terdapat luka atau sariawan di mulut disertai liur berlebihan, serta pada kaki terdapat kemerahan atau ruam dan ternak berjalan pincang. Jika menunjukkan gejala tersebut, jangan dibeli meskipun ditawarkan dengan harga murah, karena dapat menjadi sumber penularan PMK ke ternak lainnya,” jelas drh. Suwandi.
Selain itu, Suwandi menekankan bahwa setiap ternak yang didatangkan dari luar daerah wajib dilaporkan ke Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Tabalong. Pelaporan ini penting agar petugas dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Tidak hanya dilakukan pengecekan, ternak tersebut juga akan diberikan vaksinasi PMK serta vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan demikian, ternak dipastikan dalam kondisi sehat dan bebas PMK sebelum digabungkan dengan ternak lokal lainnya.
Melalui penerapan prosedur karantina yang disiplin dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap kondisi bebas PMK dapat terus dipertahankan demi keamanan peternakan dan kesehatan masyarakat.
Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.
