Sejak awal bulan suci Ramadan, sejumlah peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong. Dalam kurun waktu sekitar satu pekan, tiga kejadian kebakaran menghanguskan beberapa bangunan milik warga di sejumlah kecamatan. Sebagian besar peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.
BPBD Tabalong mencatat tiga kejadian kebakaran yang terjadi dalam sepekan pertama di bulan Ramadan. Ketiga kasus kebakaran terjadi di Desa Puain Kiwa, Kecamatan Tanjung, yang menghanguskan empat unit rumah warga. Kemudian di Kecamatan Haruai yang menghanguskan satu bangunan sarang burung walet, serta di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, yang menghanguskan dua rumah warga.
Dari hasil pendataan sementara, sebagian besar kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris, mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi kelistrikan, seperti mencabut aliran listrik yang tidak terpakai serta memeriksa instalasi listrik yang sudah dimakan usia. Ia juga meminta masyarakat untuk memperhatikan kompor saat memasak.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, yang pertama melepaskan aliran listrik terhadap barang-barang elektronik apabila tidak digunakan atau sedang meninggalkan rumah. Yang kedua, apabila melakukan kegiatan memasak di dapur mohon ditunggu dan diperhatikan, jangan ditinggalkan, sehingga kita bisa memitigasi bencana kebakaran yang terjadi. Yang selanjutnya adalah terkait dengan keamanan jaringan listrik yang ada di rumah kita. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan cek ulang terkait dengan instalasi listrik, apakah karena faktor usia, faktor kualitas jaringan listrik yang ada di rumah kita masing-masing,” ujar Haris Fakhrozi, Kalak BPBD Tabalong.
Selain itu, BPBD juga meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan atau melihat kejadian kebakaran. Pelaporan cepat dinilai sangat penting agar petugas dapat segera menuju lokasi dan melakukan penanganan. Selama Ramadan, petugas bersiaga 24 jam penuh dalam menangani potensi kebencanaan, termasuk kebakaran.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
