Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin memberikan pembinaan potensi Search and Rescue atau SAR kepada BPBD Kabupaten Tabalong. Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat sinergi, serta kesiapsiagaan potensi SAR dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Pembinaan potensi SAR tersebut dilaksanakan di Dermaga SAR Basirih dan Danau Seran. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sea trial menggunakan kapal rescue KN SAR Laksamana 241, dengan rute pelayaran dari Dermaga SAR Basirih menuju Muara Banjar di Sungai Barito.
Pelayaran dilakukan dengan jarak tempuh sekitar 40 nautical mile pulang-pergi, dengan durasi kurang lebih tiga jam. Kegiatan ini bertujuan melatih keterampilan navigasi, pengenalan alur sungai, serta meningkatkan koordinasi antara awak kapal dan potensi SAR dari BPBD Kabupaten Tabalong.
Sepanjang pelayaran, peserta diperkenalkan dengan kemampuan dan fungsi KN SAR Laksamana 241 sebagai salah satu alat utama pencarian dan pertolongan di perairan. Hal ini penting agar potensi SAR daerah dapat memahami penggunaan sarana pendukung ketika terlibat dalam operasi SAR di wilayah perairan.
Setelah kegiatan pelayaran, pembinaan dilanjutkan dengan pemeliharaan peralatan water rescue yang meliputi pengecekan kondisi alat, pembersihan peralatan, serta simulasi penggunaan alat penyelamatan di air. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengenalan serta pengoperasian peralatan pendukung lainnya, seperti jetski SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pembinaan ini difokuskan pada pengenalan alat utama SAR perairan dan peningkatan pemahaman teknis potensi SAR daerah, khususnya BPBD Kabupaten Tabalong.
“Sepanjang pelayaran kita kenalkan KN SAR Laksamana ini kepada teman-teman BPBD Tabalong, sehingga apabila nanti ada penugasan di daerah perairan yang melibatkan kapal-kapal, teman-teman dari BPBD sudah paham dan mengetahui. Jadi kegiatan ini juga kita lakukan pengenalan peralatan water rescue sekaligus pengoperasiannya,” ujar I Putu Sudayana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, berharap melalui kegiatan ini jajaran BPBD Tabalong dapat memahami dan mengimplementasikan kemampuan SAR saat terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Basarnas ke depannya.
“Semoga apa yang kita lakukan ini kami dapat memahami, dapat mengetahui, dan dapat melaksanakan SAR apabila terjadi operasi yang dikomandoi oleh BPBD. Semoga sinergi kolaborasi ini tetap berlanjut, dan kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor SAR Banjarmasin yang sudah memfasilitasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Haris Fakhrozi, Kalak BPBD Tabalong.
Melalui pembinaan potensi SAR ini, diharapkan koordinasi dan kerja sama antara Basarnas dan BPBD Kabupaten Tabalong semakin solid, sehingga mampu memberikan respons cepat, tepat, dan profesional dalam penanganan kondisi darurat di wilayah Kabupaten Tabalong dan sekitarnya.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
