Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menggelar pelatihan wirausaha baru bagi warga binaan. Pelatihan yang diberikan berupa keterampilan pembuatan frozen food sebagai bekal bagi warga binaan untuk memulai usaha setelah bebas nantinya.
Pelatihan dibuka pada 25 Maret 2026 di Aula Rutan Tanjung, dengan diikuti 20 warga binaan yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Tabalong. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari usulan pihak rutan sejak tahun sebelumnya, yang menginginkan adanya program pembinaan keterampilan bagi warga binaan, khususnya menjelang masa bebas.
Pelatihan ini bertujuan agar para peserta memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk berwirausaha, sekaligus memudahkan mereka beradaptasi kembali di tengah masyarakat. Pelatihan ini merupakan pertama kalinya digelar khusus bagi warga binaan rutan. Dipilihnya pelatihan pembuatan frozen food karena dinilai sebagai peluang usaha yang sedang tren, mudah dijalankan, dan memiliki potensi pasar yang cukup luas.
Selama tujuh hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan pengetahuan dan praktik langsung, didampingi oleh instruktur yang telah berpengalaman di bidangnya. Selain itu, peralatan pelatihan juga disediakan sebagai modal awal bagi peserta untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
“Ini sama halnya dengan pelatihan wirausaha baru di desa-desa atau kecamatan yang biasanya kita laksanakan. Hanya saja ini dikhususkan, karena merupakan usulan dari kepala rutan sejak tahun lalu yang menginginkan adanya pelatihan untuk warga binaan. Karena yang mengikuti ini seluruhnya warga Tabalong yang sebentar lagi akan bebas, diharapkan mereka bisa bersosialisasi kembali dan diterima oleh masyarakat serta menunjukkan hal-hal positif. Jadi mereka bisa berusaha, bekerja, dan berguna bagi masyarakat,” kata Hady Ismanto, Kepala Disnaker Tabalong.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Dinas Tenaga Kerja Tabalong. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, khususnya bagi mereka yang dalam waktu dekat akan bebas, sehingga memiliki bekal keterampilan untuk memulai kehidupan baru.
“Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja atas kolaborasinya. Pembukaan pelatihan wirausaha baru ini mudah-mudahan bisa berjalan baik, dengan jumlah warga binaan 20 orang, dan kami mengutamakan peserta dari warga Kabupaten Tabalong,” ujar Raymon Andika Girsang, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung.
Ke depan, pihak rutan juga berencana mengusulkan berbagai pelatihan lainnya, seperti barista, barbershop, hingga kerajinan tangan, guna memperluas keterampilan warga binaan. Melalui program ini, diharapkan warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta kembali diterima di tengah masyarakat.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
