Home Pembangunan Percepat Transformasi Digital, Bupati Tabalong Pacu Pembangunan RTH Smart dan Internet Sekolah

Percepat Transformasi Digital, Bupati Tabalong Pacu Pembangunan RTH Smart dan Internet Sekolah

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong mempercepat realisasi program prioritas pemasangan jaringan internet gratis, baik di desa maupun di sekolah. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabalong untuk mempercepat transformasi digital di daerah.

Hingga akhir tahun 2025, program pemasangan Wi-Fi gratis di lingkungan pendidikan telah terealisasi seratus persen. Dari target pemasangan di 221 sekolah dasar dan 63 sekolah menengah pertama di Kabupaten Tabalong, seluruh sekolah tersebut kini telah terpasang fasilitas internet gratis.

Sementara untuk program satu desa satu Wi-Fi di wilayah desa dan kelurahan, Pemkab Tabalong mencatat progres yang cukup signifikan. Penyiapan lahan ruang terbuka hijau atau RTH Smart telah terimplementasi di 103 desa dan kelurahan yang dinyatakan siap lahan, sedangkan 28 desa dan kelurahan lainnya masih dalam tahap proses penyiapan lahan.

Adapun pembangunan fisik RTH Smart hingga 31 Desember 2025 telah selesai di 38 desa atau sekitar 36,9 persen dari target tahun 2025. Sisanya, sebanyak 65 desa masih dalam proses pembangunan dan akan dilanjutkan pada tahun 2026.

Untuk pemasangan Wi-Fi gratis di desa, realisasi bahkan melampaui target. Dari target awal 61 desa pada tahun 2025, pemasangan Wi-Fi gratis telah terealisasi di 73 desa atau mencapai 119 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara pemasangan titik baca elektronik atau tugu e-library, dari target 25 desa dan kelurahan pada tahun 2025, hingga kini telah terpasang di 16 desa dan kelurahan atau sekitar 64 persen dari target realisasi.

Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian RTH Smart karena memiliki peran strategis sebagai ruang publik ramah anak sekaligus pusat aktivitas masyarakat berbasis digital. Ia berharap pembangunan RTH Smart dapat terus dikawal agar seluruh desa dapat segera terintegrasi, baik untuk layanan Wi-Fi gratis, e-library, hingga pengembangan ekonomi digital dan UMKM berbasis transaksi non-tunai.

“Itu kan baru 38 desa, kita mau percepat progresnya ini supaya 65 desa, sehingga nanti pemasangan Wi-Fi gratis dan pemasangan e-library ini bisa dikoneksikan semua. Ini sangat bagus. Ini bukan hanya RTH Smart ramah anak, di sini juga ada digitalisasi pendidikan, ada digitalisasi ekonomi, UMKM akan tumbuh di situ, kemudian ada lagi digitalisasi inklusi keuangan. Jadi nanti semuanya pakai QRIS jualan di situ,” ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Program satu desa satu Wi-Fi gratis ini diharapkan tidak hanya mendukung digitalisasi pendidikan, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa, literasi digital, serta memperkuat inklusi keuangan masyarakat di Kabupaten Tabalong.

Muhammad Ariadi
TV Tabalong – Melaporkan

You may also like

Leave a Comment