Home Editor's Picks Waspada Paparan Sinar UV Berlebih

Waspada Paparan Sinar UV Berlebih

by tabalong hari ini
0 comment

Pemirsa beberapa pekan terakhir, sejumlah wilayah di Indonesia termasuk di Kabupaten Tabalong mengalami peningkatan suhu cukup tinggi, lantaran paparan sinar UV dari matahari terbilang tinggi. Dan tahukah Anda, ternyata paparan sinar UV secara berlebihan akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan, terutama menimbulkan masalah pada kulit dan mata. Berikut informasinya.

Dijelaskan Dokter Susi Wulansari, selaku dokter umum, pada program Ruang Sehat TV Tabalong beberapa waktu lalu, bahwa matahari merupakan sumber utama penghasil sinar ultraviolet atau sinar UV.

Pada dasarnya, sinar UV dibutuhkan oleh tubuh manusia karena mengandung vitamin D, yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tulang, otot, dan gigi, meningkatkan kekebalan tubuh, serta membantu untuk menyerap kalsium dan fosfor dalam tubuh.

Akan tetapi, apabila tubuh terpapar sinar UV berlebihan, maka dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi tubuh, mulai dari dehidrasi, sampai ke masalah kulit hingga mata.

Secara umum, sinar UV terbagi menjadi beberapa jenis yaitu UV-A, UV-B, yang mana paparan sinar tersebut mampu mencapai lapisan luar kulit bahkan mencapai lapisan tengah kulit manusia.

Lebih lanjut, Dokter Susi menjelaskan bahwa seseorang berada di bawah terik matahari dengan waktu yang lama, maka kulitnya dapat mengalami sunburn atau kulit terbakar. Kondisi ini dapat membuat kulit tampak kemerahan, serta terasa hangat dan nyeri ketika disentuh. Dan pada kasus yang parah, sunburn bahkan dapat menimbulkan pembengkakan kulit, kulit melepuh, dan lemas karena dehidrasi.

Baca Juga  14 Juni 2023, Harga Sejumlah Bapokting Turun di 2 Pasar

Selain itu, paparan sinar UV berlebih juga menjadi penyebab dari kanker kulit. Biasanya sel kanker terbentuk di bagian tubuh yang memang sering terpapar sinar matahari seperti wajah, leher, dan tangan.

Dan saat berada di bawah sinar matahari, tidak hanya kulit yang perlu dilindungi dari paparan sinar UV, mata pun juga memerlukan perlindungan ekstra. Hal ini dikarenakan mata merupakan salah satu organ yang paling rentan mengalami kerusakan jika sering terpapar sinar UV.

Paparan sinar UV berlebihan bisa menimbulkan kerusakan pada mata yang menyebabkan penurunan kemampuan melihat warna, penglihatan kabur, atau bahkan kebutaan permanen.

Dokter Susi Wulansari pun menyarankan agar tubuh tetap dapat merasakan manfaat sinar ultraviolet, maka masyarakat disarankan untuk berjemur di bawah matahari pada pagi hari kisaran jam 7 pagi sampai jam 9 pagi.

“Biasanya, waktu yang aman untuk terhindar dari paparan sinar UV adalah antara jam 7 pagi sampai jam 9 pagi. Nah, intensitas dari sinar ultraviolet pada waktu itu juga sedikit, jadi kita masih bisa mendapatkan manfaat dari sinar ultraviolet. Kemudian, di sore hari, walaupun cuaca sudah masuk ekstrim, tapi masih bisa mendapatkannya,” ujar Dr. Susi Wulansari, dokter umum.

Dokter Susi menambahkan, paparan sinar ultraviolet ini juga bisa mengakibatkan kegawatdaruratan seperti heat stroke atau sengatan panas, yaitu kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan.

(Nova Arianti/ TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment