Video : Manaik Manau, Tradisi Masyarakat Dayak Deah Panjat Pohon Berduri

TVTABALONG.COM – Suku Dayak Deyah yang bermukim di Kecamatan Upau & Haruai, Kabupaten Tabalong serta Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mempunyai berbagai tradisi dan ritual unik. Salah satunya memanjat pohon berduri, atau lebih dikenal Manaik Manau.

Manau adalah tanaman sejenis rotan, namun berukuran lebih besar, dan di seluruh permukaan batangnya terdapat duri tajam.

Menurut sejarah lisan masyarakat Dayak Deyah, pada zaman dahulu manaik manau bukan hanya sekedar memanjat pohon berduri. Tapi dilaksanakan sebagai sayembara bagi para pemuda untuk mendapatkan putri cantik dari suku Dayak Deah.

Pemuda yang berhasil menaiki pohon berduri tanpa luka sedikitpun berhak memenangkan sayembara, Dan tentunya berhak menjadi suami bagi putri cantik tersebut.

Naah zaman now, manaik manau tidak lagi dilaksanakan sebagai sayembara memenangkan hati putri cantik. Tapi untuk memenangkan hati wisatawan. Yap, sekarang manaik manau beralih fungsi jadi sebuah atraksi hiburan dan biasanya disuguhkan dalam sebuah pagelaran seni.

Atraksi naik manau ini sangat digemari masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kesaktian suku Dayak Deyah menaklukan batang berduri. Lebih lagi yang mempunyai hobi fotografi. Atraksi semacam ini tentu jadi daya tarik tersendiri bagi mereka.

Dalam proses manaik manau ada ritual yang biasanya dilakukan oleh  pemanjat (pelaku atraksi) sebelum menaiki pohon berduri tersebut. Yaitu berdoa agar diberi keselamatan dalam  melakukan aksinya.

Manaik manau biasanya diiringi alunan musik dan  tari-tarian khas dayak deyah untuk menambah daya tarik. Biasanya para penari akan membentuk lingkaran mengelilingi pohon manau, selagi  si pemanjat melakukan atraksi di atas  manau.

Penonton yang penasaran dan berani untuk memanjat pohon berduri tersebut, dapat mencoba naik. dan dipercaya tidak akan  mendapatkan luka sedikitpun. Asal dilakukan saat prosesi ritual masih berlangsung. Waaah netizen ada yang berani coba??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: