Tuti Mardiani, Ibu Rumah Tangga Pelopor Bank Sampah Anggrek

Tuti Mardiani, Pendiri Bank Sampah Anggrek di Kelurahan Sulingan

TVTABALONG.COM – Berprofesi sebagai ibu rumah tangga, tak membatasi Tuti Mardiani untuk bermanfaat bagi orang dan lingkungan di sekitarnya. Warga Kelurahan Sulingan tersebut, berhasil membangun Bank Sampah yang kini banyak dimanfaatkan warga sekitar.

Tuti Mardiani, Warga Kuranji Kelurahan Sulingan Kecamatan Murung Pudak, setiap hari ia bersama sejumlah temannya memilah sampah dan mengelola Bank Sampah Anggrek di Kuranji.

Tuti menjadi ibu rumah tangga yang mempelopori berdirinya Bank Sampah Anggrek ini.

Hal tersebut bermula dari keprihatinannya pada kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya, dimana sampah menjadi masalah lingkungan.

Sejak didirikan pada 2015 lalu secara swadaya, Bank Sampah Anggrek rutin menerima sampah dari warga sekitar.

Dari yang awalnya hanya dimanfaatkan puluhan nasabah, setelah 3 tahun berjalan, Bank Sampah Anggrek mampu merangkul ratusan nasabah dari warga sekitar.

Hal tersebut pun efektif mengatasi banyaknya sampah yang ada di lingkungan.

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan sampah menjadi tabungan  uang, yang dapat terus bertambah ketika menyetorkan sampah.

Bank Sampah Anggrek pada prinsipnya sama seperti bank sampah lain, yakni untuk menyimpan sampah, menabung, menghasilkan uang, dan merubah perilaku serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Lihat Videonya Di Sini :

Kini lebih dari puluhan jenis sampah bisa di tabung di bank sampah ini, mulai dari jenis kelompok sampah plastik, kertas, botol dan logam.   

Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dijual ke pengepul yang direkomenasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup, sedangkan sampah lain,  mereka manfaatkan untuk membuat kerajinan tangan.

Pelatihan mengelola bank sampah sendiri didapatkan tuti bersama pengurus lainnya dari diskusi bersama Yayasan Adaro Bangun Negeri, sehingga pengelolaan bank sampah ini dapat terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: