Tunggakan Iuran BPJS Mencapai 2 M

TVTABALONG.COM – BPJS Kesehatan Tabalong, hingga akhir tahun 2018 tadi berhasil menghimpun 29. 953 jiwa peserta mandiri. Baik dari peserta BPJS kesehatan kelas satu, dua hingga tiga.

Namun sayangnya dari jumlah tersebut, sebanyak 11.894 jiwa peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Tabalong, menunggak pembayaran premi bulanan.

Hal ini mengakibatkan BPJS Kesehatan Tabalong, merugi hingga mencapai Rp 1,8 Milyar hingga Rp 2 milyar sampai di penghujung 2018.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Tabalong, Ideham Khaliq, tunggakan banyak terjadi pada peserta mandiri di kelas tiga dan kelas satu.

Salah satu alasannya karena rendahnya kesadaran masyarakat, membayarkan kewajibannya. Menurut Ideham, peserta kebanyakan hanya membayarkan iuran saat sakit. 

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018, status kepesertaan BPJS kesehatan seseorang akan dinonaktifkan, jika menunggak membayar iuran di bulan berjalan, sampai akhir bulan.

Tunggakan iuran BPJS, akan dihitung maksimal dalam 24 bulan. Jika ingin mengaktifkan kembali BPJS kesehatannya, peserta yang menunggak haruslah membayar iuran tunggakan, hingga paling banyak selama 24 bulan.

Reporter : Normansyah | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: