Ternyata 30 % Anak di Indonesia Alami Gangguan Pertumbuhan

Dinas Kesehatan Tabalong, ajukan program peningkatan gizi masyarakat, yang berfokus pada pembenahan gizi calon ibu dan bayi. hal ini untuk mengatasi permasalahan stanting atau gangguan pertumbuhan tinggi badan anak, yang terjadi di Indonesia, termasuk di kabupaten Tabalong.

Saat ini, sekitar 30 persen anak Indonesia, mengalami permasalahan stanting pertumbuhan tinggi badan anak, yang diakibatkan kekurangan gizi, hal tersebut disampaikan kepala Dinas Kesehatan Tabalong Taufiqurrahman Hamdie, pada rapat bersama DPRD Tabalong, senin, 12 maret 2018.
Menurut dokter Taufiq, kondisi tersebut didasari hasil riset kesehatan dasar, riskesdas tahun 2013 lalu. Untuk menyikapi hal ini, Dinas Kesehatan Tabalong ajukan program untuk fokus pada peningkatan gizi masyarakat, pada rencana kerja Dinas Kesehatan tahun 2019.
Program peningkatan gizi masyarakat rencananya melibatkan lintas sektor kesehatan, dengan sasaran remaja, calon pengantin, ibu hamil dan menyusui, hingga balita. Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Taufiqurahman Hamdie menjelaskan, bahwa hambatan pertumbuhan tinggi badan anak, dapat dipengaruhi oleh banyak faktor.
menanggapi ajuan program tersebut, DPRD Tabalong mengatakan siap mendukung program peningkatan gizi masyarakat.
Peningkatan gizi dengan sasaran luas ini melibatkan semua sektor kesehatan, dengan melakukan intervensi gizi. sehingga stanting, atau hambatan pertumbuhan tinggi badan pada anak, akibat kurang gizi, dapat dihindari.
tvtab/iin
www.tvtabalong.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: