SDN 1.5 Belimbing Bentuk Siswa Jumantik Dan Dokter Kecil Atasi DBD

by tabalong hari ini
0 comment

Upaya kesadaran DBD dilakukan SD 1.5 Belimbing, dengan membentuk 60 siswa juru pemantau jentik dari 6 kelas, atau 10 jumantik di masing-masing kelas, lengkap dengan dokter kecil yang siap mensosialisasikan pentingnya pemantauan jentik secara berkala.

Sebagai sekolah yang menjadi lokasi monitoring gerakan satu rumah satu jumantik, SD 1.5 Belimbing menampilkan beragam pertunjukan seperti drumband, tari daerah, dan menyanyikan mars UKS oleh dokter kecil dan jumantik dengan diikuti seluruh siswa.

Kepala SD 1.5 Belimbing, Mariatun menyambut baik monitoring yang dilakukan di sekolahnya, sebagai upaya perbaikan menuju sekolah kawasan bebas demam berdarah denggie. Melalui siswa yang tergabung dengan jumantik dan dokter cilik, dirinya menilai penanganan dbd dapat dilakukan di masing-masing keluarga maupun tetangga terdekat siswa.

“Tugas untuk mereka menjadi juru pemantau jentik di rumahnya masing-masing setidaknya begitu boleh sosialisasi dengan tetangganya saya bilang begitu boleh kasih tau tetangganya, itulah harapan saya harapan kami SD 1.5 itu menyebarkan, paling tidak mencegah dulu setidaknya anaknya tahu sehingga bisa memberi tahu orang tuanya tetangganya itu tujuan kami untuk membentuk jumantik di SD 1.5 itu sebanyak-banyaknya,” tuturnya.

Tim Monev Kemendikbud, Minhajul Ngabidin menilai program yang dijalankan SD 1.5 Belimbing akan berdampak baik pada sekolah sehat. Ia pun berharap program tersebut dapat menjadi motivasi untuk sekolah maupun daerah lain.

“Dan Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilaksanakan di sekolah ini dan secara umum di kabupaten tabalong upaya untuk mewujudkan sekolah sehat sudah sangat luar biasa dan ini menjadi satu hal yang di harapkan bisa menginspirasi sekolah lain dan juga daerah-daerah lain,” ucapnya.

Minhajul Ngabidin juga mengapresiasi tiga prestasi Sekolah Dasar 1.5 Belimbing yang telah di raih pada Tahun 2022, pertama sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional, juara pertama dokter kecil tingkat provinsi dan juara 2 sekolah sehat tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

(Gazali Rahman, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment