Santan Mengandung Kolesterol?

by admintv
0 comment

TV Tabalong – Momen Hari Raya Idul Fitri di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, tak lengkapkalau tidak menyantap kuliner ketupat atau lontong. Cita rasa dari makanan tersebut tak perlu diragukan lagi.

Kuah dnegan campuran santan yang kental menjadi kunci utama kelezatan makanan lokal ini. Namun sebagian besar masyarakat masih percaya dan menolak menyantapnya, lantaran makanan bersantan mengandung kolesterol yang tinggi.

Nutrisionis Dinkes Tabalong, Catur Yudha Martopo menjelaskan, santan pada kelapa tidak mengandung kolestrol sama sekali. Namun jika dimasak dengan cara yang salah maka akan mengubah kandungan santan menjadi lemak jahat yang berdampak buruk bagi tubuh.

Padahal santan merupakan salah satu zat yang diperlukan tubuh dengan kandungan air, kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fospor, zat besi dan lain sebagainya. Jika dimasak dengan benar dan di makan sesuai porsi yang di butuhkan tubuh, maka santan mengandung banyak manfaat.

 “Santan dari kelapa itu tidak mengandung kolestrol sama sekali, yang salahnya adalah kalau dia dilakukan proses pemasakan yang melampaui dari batas pemasakannya sampai mengeluarkan minyak, apalagi kalau di panaskan berulang, jadi santan akan menjadi transfet atau lemak trans yang jadi jahat kalau dilakukan pemanasan berulang” Kata Catur Yudha Murtopo, Nutrisionis Dinkes Tabalong.

Dengan kandungan zat yang baik, santan merupakan salah satu makanan yang kaya akan manfaat jika di konsumsi dengan baik dan benar. Seperti, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, memelihara fungsi otak, mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan lain sebagainya. (Gazali Rahman).

Related Articles

Leave a Comment