PP P3K Dianggap Tak Berpihak Pada Guru Honorer

TVTABALONG.COM – Sejumlah guru honor di Tabalong, menanggapi Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018, tentang manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Mereka beranggapan PP tentang P3K tidak berpihak pada guru honor yang telah lama mengabdi.

Dalam pasal 16, dinyatakan bahwa setiap warga negara Indonesia punya hak sama untuk menjadi P3K.

Baca : BKPP Tabalong Belum Pastikan Waktu Rekrutmen P3K

Usia pelamar P3K pun paling rendah 20 tahun, dan paling tinggi setahun sebelum memasuki masa pensiun.

Aturan ini dinilai para guru honor dapat memperkecil peluang mereka untuk menjadi P3K.

Pasalnya mereka harus bersaing dengan peserta lain yang belum tentu memiliki pengalaman mengajar.

Terbaru : 

Guru honor, Bahrul Amiq mengharapkan, aturan P3K dapat memperhitungkan pengabdian para guru honor.

Ia berharap guru honor yang lama mengabdi diberikan alokasi khusus, sehingga tidak dicampur dengan sarjana yang baru lulus kuliah, dalam penerimaan P3K nantinya.

Sama halnya dengan Fitriadi, pada dasarnya ia mengapresiasi upaya pemerintah untuk merekrut P3K, tetapi ia menyayangkan, seleksi P3K harus melalui serangkaian tes seperti CPNS, sehingga tidak menjamin dirinya beserta honorer lain dapat menjadi P3K.

Untuk diketahui, perekrutan P3K tidak hanya diperuntukan untuk formasi tenaga pendidik, akan tetapi juga diperuntukan untuk jabatan fungsional seperti tenaga kontrak di instansi pemerintah.

Penulis : Syarif Hidayat | Redaktur : Hendriyani

1 thought on “PP P3K Dianggap Tak Berpihak Pada Guru Honorer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: