Permudah Monitor Kondisi Petani, Kementrian Pertanian Buat 5 Aplikasi Ini

Untuk mempermudah dalam memonitor kegiatan dan kondisi petani ditiap daerah, Kementrian Pertanian membuat berbagai aplikasi pertanian. Dengan aplikasi tersebut, memudahkan kelompok tani yang layak menerima bantuan, sehingga lebih cepat diproses.

Berbagai macam aplikasi yang dibuat kementrian pertanian seperti, aplikasi e-siluhtan, e-simluhtan, evaluh, e-panen, dan e-rdkk bertujuan untuk mempercepat proses pelaporan dari tingkat penyuluh ke tingkat pusat, karena berkas pelaporan dapat dikirim langsung menggunakan jaringan internet.

Sebelumnya, proses pelaporan dilakukan secara manual, melalui hard copy, hal ini tentu menyulitkan para penyuluh, karena data yang dilaporkan tidak bisa langsung ke tingkat pusat, harus bertahap melalui balai penyuluh pertanian dan dinas pertanian di tingkat kabupaten.

Admin aplikasi penyuluh pertanian lapangan BPP Kelua, Eka Risma Wina mengatakan, sebagian penyuluh masih kesulitan menggunakan aplikasi pertanian, seperti penggunaan fitur-fitur baru yang ada di aplikasi, serta kondisi jaringan internet yang belum stabil.

Wina menuturkan, manfaat para petani dengan adanya aplikasi tersebut salah-satunya, Dinas Pertanian dapat lebih mudah memonitor kelompok tani mana saja yang layak menerima bantuan, agar bantuan tersebut tidak salah sasaran.
Untuk diketahui di Kabupaten Tabalong, aplikasi simluhtan dan e-valuh sudah diterapkan sejak 2015 lalu, sedangkan aplikasi siluhtan, e-panen, dan e-rdkk baru diterapkan sejak awal 2018/www.tvtabalong.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: