Peredaran Narkoba di 2019 Meningkat, Kasus Sabu Paling Banyak

TVTABALONG.COM – Tren peredaran narkoba tahun 2019 di wilayah Kabupaten Tabalong meningkat. Peningkatan tergambar dari meningkatnya jumlah penindakan penyalahgunaan narkoba yang mencapai 40 persen.

Polres Tabalong mencatat, penindakan penyalahgunaan narkoba triwulan pertama tahun 2019 sebanyak 21 laporan polisi, sementara di triwulan keempat tahun 2018 hanya 15 laporan polisi.

Selama di triwulan pertama 2019, Polres Tabalong berhasil mengamankan 29 orang tersangka, dengan barang bukti yang disita berupa 28,446 gram sabu, dan 1.830 butir obat carnophen.

Selain itu turut diamankan uang tunai Rp 8 juta, handphone, timbangan digital, motor, seperangkat  alat sabu dan platik klip.

Kapolres Tabalong, AKBP Hardiono mengatakan, terjadi perubahan dinamika penyalahgunaan narkoba, yang tahun ini didominasi sabu.

Ia mengimbau bagi masyarakat untuk menghindari dan mencegah bersama-sama bahaya narkoba.

“tentunya selama 3 bulan ini terjadi perubahan dinamika. Penyalahgunaan jenis sabu-sabu mendominasi terjadinya penyalahgunaan. Ini yang seharusnya kita selalu antisipasi” ujar AKBP hardiono

“kalau di 2017 dan 2018 didominasi oleh zenit, di 2019 semuanya didominasi sabu-sabu.”

“Ini sungguh miris, di kota kecil sekelas Kabupaten Tabalong. Namun inilah tantangan kita semua untuk bisa mencegah bersama-sama dan tidak meluas terus penyalahgunaan sabu.”

Sementara itu, kasat narkoba IPTU Zaenuri meminta dukungan dan kepercayaan masyarakat dalam memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Tabalong. Ia memastikan pemberantasan narkoba tidak akan tebang pilih.

“tolong dukung kami berikan kepercayaan kepada kami, untuk selalu solid memberantas narkoba, Jadi kami tidak membedakan mana itu pemakai kecil dan mana yang besar semua kita libas, mana itu oknum kami libas.” tegas IPTU Zaenuri

“Hanya kebetulan saja nasibnya belum (ditangkap). Beruntung bagi yang memang diindikasi sebagai pengedar atau bandar.

“tunggu gilirannya, rintik hujan jatuh kita sikat” koar IPTU Zaenuri

Tersangka narkoba, akan dikenakan pasal 114 ayat 1 RI nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika. Sedangkan tersangka obat-obatan terlarang akan dijerat pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009.

Reporter : Muhammad Aditya | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: