Penjualan Gas Non Subsidi Menurun Pasca Naiknya Harga

by admintv
0 comment

PT. PERTAMINA kembali menaikan harga elpiji non subsidi jenis bright gas pada tabung berukuran 5,5 kg dan juga  gas lpg berukuran 12 kg, sejak 10 juli 2022. Kenaikan terjadi karena mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia.

Kenaikan harga terjadi sekitar 2000 rupiah per kilogram. Pemilik pangkalan mengakui karena kenaikan ini, Gas LPG berukuran 5,5 yang awalnya dijual seharga 100 ribu rupiah, kini naik menjadi 115 ribu rupiah. Sedangkan untuk tabung gas berukuran 12 kilogram, yang sebelumnya di jual seharga 210 ribu, naik menjadi 230 ribu rupiah.

“Yang dahulu  yang 12kg 210, yang 5,5 100 pas. Kalau sekarang pang cil? Sekarang nih yang 12kg 230 yang 5,5 115.” Kata Nardinah, Pemilik Pangkaln Gas.

Sementara itu, kenaikan harga Gas LPG Nonsubsidi, diakui para pedagang berdampak pada penjualan yang menurun. Pemilik pangkalan juga mengaku banyak menerima keluhan pelanggan terkait kenaikan harga ini.

“pasti ai ada, keluhannya tu nah jualan nya sepi maksusbya tu jualan orang di warungwarung tu nah kalo. Harga nya naik ni nah, pasti ai mengrluh.” Kata Maslianor, Pemilik Pangkalan Gas.

Karena hal teesebut, para pemilik pangkalan gas pun berharap, agar harga tabung gas tidak lagi mengalami kenaikan. Pasalnya sejak 2021 lalu, harga tabung gas nonsubsidi sudah 3 kali mengalami kenaikan yang cukup signifikan. (Maria Ulfah, TV Tabalong).

Related Articles

Leave a Comment