Pendataan Keluarga Tabalong Jadi Dasar Intervensi Stunting

by admintv
0 comment

TV Tabalong – Dinas Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tabalong, memaparkan hasil pendataan keluarga di tahun 2021, dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting. Pemaparan hasil pendataan dilakukan dalam pertemuan audit, mengenai kasus stunting implementasi rencana aksi nasional percepatan penurunan angka stunting indonesia tahun 2022, di pendopo bersinar pembataa, pada 14 juni 2022.

Dalam paparannya, Kepala DP3AP2KB Tabalong Rusmadi menjelaskan di tahun 2021, pihaknya memetakan keluarga berisiko stunting. Seperti keluarga sasaran penapisan sanitasi, akses air bersih, dan kondisi 4T, yakni terlalu muda, terlalu tua kisaran usia 35 sampai 40 tahun, terlalu dekat, dan terlalu banyak. Selain itu persentase keluarga sasaran beresiko stunting, seperti sumber air minum tidak layak, jamban tidak layak,serta rumah tidak layak huni.

Rusmadi mengaharapkan SKPD terkait dapat melakukan intervensi terhadap data tersebut, untuk bersama-sama mencegah resiko stunting di Kabupaten Tabalong. Pasalnya beberapa kriteria tersebut, berisiko besar mengalami stunting.

“silahkan kepada dinas instansi terkait yang tergabung dalam tim percepatan penurunan stunting kabupaten tabalong misalnya secara fungsional dinas kesehatan, dinas perkim yang berkaitan dengan rumah tidak layak huni, kemudian yang berkenaan dengan dinas social ada, jadi banyak skpd yang terkait dalam hal ini dalam rangka untuk mencegah resiko stunting tersebut” Kata Rusmadi, Kepala DP3AP2KB Tabalong.

Rusmadi mengharapkan, peran dan dukungan dari semua pihak agar bisa berkontribusi untuk saling bersinergi dalam pencegahan dan penanganan stunting. Terlebih di tahun 2022 ini kabupaten tabalong telah menetapkan desa lokus prioritas pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi di kabupaten Tabalong. Yang berada di 19 desa dari 8 Kecamatan di Tabalong. (Nova Arianti).

Related Articles

Leave a Comment