Pemda Inventarisasi Fasilitas Umum, Sosial & Pemukiman yang Masuk Kawasan Hutan

TVTABALONG.COM – Pemerintah Kabupaten Tabalong menginventarisasi fasilitas umum, fasilitas sosial dan pemukiman, yang ada di kawasan hutan. Inventarisasi ini melibatkan 43 desa di Tabalong yang masuk areal indikatif, Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA).

Dalam inventarisasi ini pemerintah daerah, mengumpulkan data dan informasi desa yang masuk dalam kawasan hutan yang layak diusulkan untuk enclave. Sehingga pemerintah daerah memiliki izin untuk melakukan pembangunan fasilitas umum, sosial dan pemukiman, di wilayah kawasan hutan.

“jadi TORA sebenarnya bukan menimbulkan konflik tapi bisa menyelesaikan konflik” kata KSB TU KPH Tabalong, Lilis Nurhayati

“kalau dulu misalnya kayak masjid masuk kawasan hutan terus kayak sekolahan, nah dengan adanya TORA ini fasilitas umum dan fasilitas khusus itu bisa dikeluarkan dan tidak kesulitan lagi untuk pembangunan”

Desa Kinarum menjadi salah satu desa yang masuk areal indikatif, tanah obyek reforma agraria. Kepala Desa Kinarum Epatha, mendukung indentifikasi enclave di kawasan hutan. Ia mengharapkan dengan inventarisasi ini, pembangunan dapat dilakukan secara merata ke pelosok daerah.

“berkaitan dengan program TORA artinya ini salah satu upaya pemerintah paling kalau bahasa saya itu adalah upaya untuk memerdekakan hak masyarakat berkaitan dengan kawasan hutan” kata Epatha

Saat ini Kabupaten Tabalong memiliki hutan seluas 237 ribu hektar. Terdiri dari hutan lindung 86 ribu hektar, hutan produksi terbatas 52 ribu hektar. Hutan produksi tetap 94 ribu hektar, dan hutan produksi konversi 2 ribu 300 hektar.

Reporter : Rulyandi Rahman | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: