Orang Tua Tanggapi Dihentikannya Pemberian Obat Sirup Anak

by tabalong hari ini
0 comment

Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan tentang gagal ginjal akut pada anak, sejumlah fasilitas kesehatan di Tabalong memberhentikan sementara pemberian obat sirup. Apotek juga diimbau untuk menghentikan sementara penjualan obat sirup.

Warga Wayau, Rulyawan mengaku khawatir terkait isu gagal ginjal akut misterius pada anak, yang diduga muncul dari penggunaan obat sirup. Dirinya juga mengaku bingung untuk mengatasi anak yang sedang sakit, tanpa harus memberikan obat sirup seperti yang sering dilakukannya saat anak demam.

 Kalo saya pribadi ya ada perasaan was-was cumakan itu tadi untuk penanggulangannya ketika anak panas tu seperti apa, sebelumnyakan sirup-sirup paracetamol semuanyakan bersirup pak selama inikan belum ada yang jualan yang bentuk serbuk itunah,” katanya.

Kekhawatiran juga dirasakan Amel warga Kelurahan Agung. Ia mengaku kesusahan dalam memberikan obat puyer pada anaknya, yang tergolong masih balita.

“Khawatir tapi demi kesehatan bisa di antisipasi dengan cara lain dengan konsultasi ke dokter, misalnya dengan obat puyer yang disarankan dari dokter tidak harus dengan obat sirup,” tuturnya.

Para orang tua ini berharap pemerintah dapat segera menemukan penyebab gagal ginjal akut yang banyak menyerang Anak-Anak di Indonesia. Sehingga anak-anak yang sakit dapat ditangani dengan tepat, dan penggunaan obat tidak menyebabkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

(Gazali Rahman, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment