Home / Pembangunan / Migrasi TV Digital Terkendala RUU Penyiaran

Migrasi TV Digital Terkendala RUU Penyiaran

Indonesia saat ini menjadi satu dari dua negara di Asia Tenggara yang sistem penyiarannya belum migrasi ke digital, padahal dalam kesepakatan International Telecommunication Union, badan PBB yang menangani teknologi, migrasi harusnya sudah dilakukan pada 2015 lalu.
Saat ini, revisi undang-undang penyiaran tentang televisi digital masih dibahas di DPR RI, belum disahkannnya revisi undang-undang penyiaran ini menjadi penyebab migrasi tv analog ke tv digital belum bisa diterapkan di Indonesia, pembahasan RUU penyiaran ini, untuk menghasilkan payung hukum yang kuat, bagi siaran tv digital.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi Dan Informatika, kini sedang gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat bersiap-siap untuk bermigrasi dari tv analog ke tv digital. Kedepannya, siaran tv analog akan dihapuskan, sehingga masyarakat harus pindah ke tv digital.
Kabid Pengelolaan Informasi Saluran Dan Komunikasi Publik Diskominfo Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana mengatakan, migrasi tv analog ke tv digital berdasarkan hasil kesepakatan International Telecommunication Union, yang menyatakan bahwa pada 17 juni 2015 adalah batas waktu negara-negara di seluruh dunia untuk melakukan migrasi dari penyiaran tv analog ke penyiaran tv digital.
Gusti judid juga menambahkan, selain karena biaya operasional tv analog yang semakin mahal, migrasi dari tv analog ke digital, juga atas pertimbangan ketersedian frekuensi spektrum yang semakin terbatas, karena kepadatan frekuensi tv analog.
tvtab/syarif
www.tvtabalong.com

Check Also

LIPI Rekomendasikan Kebun Raya Tanjung Puri Menjadi Lahan Konservasi

TVTABALONG.COM – Dalam Master Plan yang dibuat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), direkomendasikan Kebun Raya …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: