Meski Kekurangan Tenaga, Puskesmas Ini Upayakan Pelayanan Maksimal

Sejumlah puskesmas di Kabupaten Tabalong masih kekurangan tenaga kesehatan. Meski tidak sesuai dengan Permenkes no 75 tahun 2014, tentang standar minimum tenaga kesehatan puskesmas, pelayanan puskesmas tetap berjalan.

Kurangnya jumlah tenaga kesehatan di Tabalong, berdampak pada operasional beberapa puskesmas di Tabalong. Salah satunya puskesmas Tanta, dengan kategori puskesmas pedesaan non rawat inap.

Berdasarkan Permenkes nomor 75 tahun 2014, standar minimal tenaga kesehatan untuk puskesmas pedesaan, yaitu satu orang dokter umum, satu orang dokter gigi, lima orang perawat, empat orang bidan, satu tenaga kesehatan masyarakat, satu tenaga kesehatan lingkungan, satu orang ahli laboratorium, satu orang tenaga gizi, satu orang tenaga kefarmasian, dan dua orang tenaga administrasi.

Kepala puskesmas tanta, Dr.Berlyana Nilam menerangkan, bahwa saat ini pihaknya kekurangan beberapa posisi tenaga kesehatan, seperti rekam medis, apoteker, promkes dan dokter umum, karena menurutnya, dengan rasio jumlah penduduk desa 20 ribu orang, setidaknya mereka harus memiliki 2 orang dokter umum.

Meski kekurangan tenaga kesehatan, Nilam mengaku tetap mengupayakan pelayanan kesehatan di puskesmas tidak terganggu, dengan cara memaksimalkan tenaga yang ada, meski tidak sesuai dengan jenjang pendidikan yang seharusnya/www.tvtabalong.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: