Menguntungkan, KTH di Desa Kaong Budidaya Sereh Wangi

Inilah kebun sereh wangi yang dikembangkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Penepah Lestari Desa Kaong Kecamatan Upau, bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Dinas Kehutanan Kalsel.

TVTABALONG.COM – Sejak tahun 2018 kelompok tani hutan penepah mulai menanam sereh wangi varietas F2 di lahan agroforestry KPH, seluas 1 hektar.

Sereh wangi ditanam dengan metode tumpang sari di kebun tanaman sengon dan karet. Sehingga dapat meningkatkan keuntungan baik dari sektor ekonomi maupun lahan pertanian. Tabalong memiliki lahan 30 hektar yang siap dikembangkan dengan metode seperti ini.

Karena telah memiliki pasar, pengembangan sereh wangi dinilai  menguntungkan. Ketua Kelompok Tani Hutan Penepah Lestari, Rusdianto mengatakan, tanaman di lahan seluas 1 hektar, dengan jarak tanam 1 x 1 meter, bisa menghasilkan hingga 2 ton dalam 1 kali panen. Panen perdana dilakukan dalam 6 bulan, kemudian dapat dipanen kembali per 3 bulan.

“secara teori dan kita melihat di lapangan di Bogor, bahwa prospek tanaman sereh wangi ini sangat bagus karena itu termasuk untuk ekspor ” tutur Rusdianto

“di sanakan kalau kita perhitungkan, dibanding varietas lain untuk serai wangi ini hasilnya lebih baik.”

“kalau diperhitungkan itu untuk ukuran 1 hektar dengan  jarak tanam 1×1 meter bisa menghasilkan 2 ton dalam sekali panen”

Saat ini, KPH Tabalong telah melakukan uji coba penyulingan sereh wangi yang dihasilkan KTH ini. Dari 30 kilogram daun basah, dihasilkan minyak sereh wangi sebanyak 15 mili liter. Hasil tersebut dinilai masih berpotensi untuk dikembangkan, karena KPH telah memiliki pasar untuk menjual minyak yang dihasilkan.

hasilnya dinilai cukup lumayan. Dari 30 kilo itu ada 15 yang dihasilkan, dan itu dinilai masih bisa dikembangkan” ujar Kepala KPH Tabalong, Heriyadi

“cukup berpotensi. Jadi sebelumnya dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi Provinsi Banjarbaru sudah dipelajari, dan kita sudah melakukan MOU sebelumnya tahun kemarin itu dengan PT Pemalang. Itu yang bersedia  menampung apabila ada hasil dari seluruh KPH di Kalsel ini.”

Lebih lanjut Heriyadi menambahkan, tanaman sereh wangi sudah dikembangkan petani, dan dijadikan sebagai bibit. Selanjutnya, akan di kembangkan seluas areal yang tersedia, yaitu 30 hektar dengan metode tanam tumpang sari.

Reporter : Muhammad Aditya | Redaktur : Hendriyani

1 thought on “Menguntungkan, KTH di Desa Kaong Budidaya Sereh Wangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: