Home Editor's Picks Melihat dari Dekat Mesin Combine Harvester yang Memudahkan Kerja Petani

Melihat dari Dekat Mesin Combine Harvester yang Memudahkan Kerja Petani

by tabalong hari ini
0 comment

Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui APBD tahun 2022 menganggarkan mesin Combine Harvester atau Pemanen Kombinasi yang memudahkan petani saat menanam padi. Mesin tersebut ditempatkan di Desa Nawin, Kecamatan Haruai, untuk memfasilitasi para petani di wilayah selatan yang membutuhkan.

Inilah mesin Combine Harvester atau Pemanen Kombinasi yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Tabalong tahun 2022 sebesar 550 juta rupiah, yang terpantau pada Rabu, 3 Mei 2023, di Desa Nawin, Kecamatan Haruai.

Mesin ini dapat memotong, menuai, merontokkan, menampik, hingga membersihkan padi menjadi gabah kering panen. Setelah menjadi gabah kering panen, petani cukup mengeringkannya dengan cara dijemur untuk menghasilkan beras.

Dalam waktu 1 jam, mesin ini mampu memanen 1 hektar sawah, setara dengan 400 blek atau sekitar 4 ton.

Selain itu, penggunaan mesin Combine Harvester juga menekan biaya yang dikeluarkan petani. Jika sebelumnya dengan cara tradisional, petani merogoh kocek hingga 12 ribu rupiah per blek, namun dengan mesin ini cukup mengeluarkan biaya 6 ribu rupiah.

Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura Tabalong, Kurdiansyah mengatakan, mesin Combine Harvester ditempatkan di Gapoktan Suka Maju, Desa Nawin, dengan operator masyarakat setempat yang sudah diberi pelatihan. Mesin ini pun dapat digunakan seluruh petani di wilayah utara Tabalong.

Baca Juga  Antisipasi LSD dan PMK, Disbunnak Pinta Masyarakat Cermat Beli Sapi

“Ini alat ini sudah dioperasionalkan di desa Suput, Halong, sampai ke Bongkang. Nah ini sepanjang ada waktu, disini siap sedia melaksanakan panen,” kata Kurdiansyah, Kabid Sarana TPH DKPPTPH Tabalong.

Sementara itu Camat Haruai Handi Yanuardi mengaku bersyukur dan mengapresiasi DKPPTPH Tabalong karena mempercayakan mesin Combine Harvester pertama di Tabalong ini, ditempatkan di wilayah Kecamatan Haruai. Ia pun berharap kehadiran mesin ini memotivasi warga Haruai khususnya Nawin agar semakin giat bertani, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi sebagai bentuk persiapan diri sebagai penyokong ibu kota negara baru.

“Dari sekarang kita harus menyiapkan dari semua sektor, terlebih kami di Haruai yang memang potensinya adalah pertanian dan perkebunan. Nah, kita sekarang berpikirnya harus bagaimana pertanian dan perkebunan ini bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan kita saja, tapi bagaimana caranya kita bisa memenuhi kebutuhan nantinya sebagai penyangga ibukota negara,” kata Handi Yanuardi, Camat Haruai.

Melalui APBD tahun 2023 ini, Pemkab Tabalong kembali menganggarkan mesin Combine Harvester sebanyak 2 unit. 2 unit mesin ini akan ditempatkan di Kecamatan Kelua untuk petani di wilayah selatan, dan Kecamatan Tanta untuk petani di wilayah tengah.

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment