Lebih Menguntungkan, Begini Pengakuan Petani Yang Jual Bokar Ke UPPB

TVTABALONG.COM – Penjualan karet ke Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), dinilai petani lebih menguntungkan, dari pada harus menjual ke pengepul di luaran. Pasalnya UPPB, berani menawar karet dengan harga yang lebih tinggi, dibanding pengepul luaran. Dengan syarat, karet yang dihasilkan petani merupakan bokar bersih.

Karet dengan kualitas yang lebih baik akan dihargai lebih tinggi, terlebih saat karet memiliki kadar kering tinggi. Di UPPB, harga karet ditentukan oleh kualitas. Berbeda dengan di pengepul yang biasa mematok harga sama.

Dengan sistem tersebut, para petani yang tergabung dalam UPPB Pelita Abadi Desa Masingai Kecamatan Upau, merasakan peningkatan penghasilan.

“tentu menguntungkan untuk kami sendiri para petani” ucap salah seorang petani, Jalil

“Kalau di sini  harganya lebih mahal daripada yang di luar”

“kalau di luar yang pakai scrab dan tidak pakai scrab sama aja harganya. Kalau di sini yang murni (tidak pakai scrab) harganya lebih tinggi.” tambah Jalil

Baca Juga : Minat Warga Masingai Olah Bokar Bersih Meningkat, UPPB Pelita Abadi Bisa Kumpulkan 6 Ton Seminggu

karena masalahnya itu terutama pada timbangan ada selisih, gak enak kayanya.” Timpal petani lain, Ian.

di sini murni timbangannya seperti pas, jadi  enak dirasa” kata Ian lagi

“masalah harganya juga kan berbeda. Kalau di luar pakai kayu dan scrab sama dengan ndak pakai scrab, mendingan ke koperasi saya jual” jelas  Ian

Baca Juga : Pemdes Masingai 1 Akan Tambah Penyertaan Modal UPPB

“Saya pikir-pikir bahwa kelompok tani seperti ini, bagi saya menguntungkan” ujar Sansudarno, petani Masingai yang ditemui di UPPB

“karena berulang-ulang kali saya tes di luar dan di sini lebih menguntungkan di sini” katanya

“anjuran pemerintah bagi saya bener menguntungkan. Lagi pula misalnya saya bikin yang pakai scrab dan tidak,  harga jual di luar tetap segitu juga.” Tambah Sansudarno

Saat ini Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar Pelita Abadi Desa Masingai 1 Kecamatan Upau, memiliki anggota 70 orang. UPPB ini dapat mengumpulkan karet petani hingga 6 ton per minggu.

Reporter : Muhammad Aditya | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: