Komputer Tak Cukup, SMPN 1 Tanjung Terpaksa Pinjam Laptop Orang Tua Siswa

Sebanyak 245 peserta ujian di SMP Negeri 1 Tanjung akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer. Namun , untuk pelaksanaan UNBK tersebut pihak sekolah terpaksa meminjam laptop dari orang tua siswa. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sarana penunjang ujian nasional sistem komputerisasi tersebut.

Agar ujian nasional berbasis komputer berjalan lancar, guru di SMPN 1 Tanjung terpaksa meminjam 43 unit laptop milik orang tua siswa.

Pasalnya dari kebutuhan komputer sebanyak 90 unit, sekolah hanya mampu menyediakan 47 komputer, sehingga sekolah masih kekurangan 43 komputer.

Guna menjamin kondisi laptop yang dipinjam aman, pihak sekolah secara resmi meminjam laptop melalui surat yang ditujukan untuk orang tua siswa.

Saat dikonfirmasi, kepala sekolah SMPN 1 Tanjung, Iskandar mengatakan, meski laptop yang digunakan berasal dari luar sekolah, ia memastikan tidak ada kecurangan dan kebocoran soal dalam UNBK nantinya , pasalnya laptop tersebut telah diseleksi dan dikarantina sebelumnya.

Iskandar juga menambahkan, untuk menjamin kelancaran UNBK , pihak sekolah telah melakukan persiapan, seperti simulasi ujian berbasis komputer.

Di sekolah ini sendiri terdapat 245 peserta yang akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 218 peserta. (www.tvtabalong.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: