Komisi 1 DPRD Tabalong Perjuangkan Pembangunan BLK Komunitas

by admintv
0 comment

TV Tabalong – Untuk mempersiapkan tenaga kerja profesional, Dinas Tenaga kerja Tabalong bersama Komisi 1 DPRD mengupayakan untuk menambah balai latihan kerja komunitas di Tabalong. BLK komunitas kali ini diprioritaskan di lingkungan pondok pesantren.

Pada tahun 2018, 3 BLK komunitas sudah diajukan di Tabalong, namun hanya 1 yang disetujui oleh Kementerian Tenaga Kerja, yaitu BLK Komunitas Pondok Pesantren Al-Islam Kambitin. Dan pada tahun ini, upaya penambahan tersebut kembali dilanjutkan.

Hingga saat ini ada 4 pondok pesantren yang telah mempersiapkan berkas usulan untuk mendapatkan BLK komunitas. Keempat ponpes tersebut tersebar di wilayah tengah, utara maupun selatan Tabalong.

Anggota Komisi I DPRD Tabalong, Zainal Ilmi meminta keempat ponpes yang mengajukan BLK komunitas, agar benar-benar mempersiapkan persyaratan administrasi, salah satunya surat keterangan kepemilikan lahan. Pasalnya ponpes yang sempat gagal mendapat program BLK komunitas diakibatkan kurangnya surat keterangan lahan.

“Mudah mudahan usulan mereka ini, yang mana kami sudah kami minta berkas kelengkapannya, paling tidak lokasi mereka harus memiliki sertifikat, dan apa apa yang mereka ingin butuhkan” kata Zainal Ilmi

“ini yang akan kami bawa nanti bersama dengan kepala dinas, dengan wakil ketua atau nanti ketua, ini yang akan kami sampaikan ke pusat, bahwa kami di kabupaten Tabalong, mohon diberikan lagi bantuan terkait BLK komunitas ini, yang mana BLK komunitas ini kami rasa sangat membantu sekali dengan pesantren pesantren yang ada di kabupaten Tabalong ini” tambahnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong, Zulfan Noor mengatakan, pihaknya akan meyakinkan pihak kementerian untuk memberikan BLK komunitas di Ponpes di Tabalong. Beberapa pertimbangan yang akan mereka sampaikan ke kementerian, seperti lokasi Tabalong yang berdekatan dengan ibukota negara. Selain itu Ponpes di Tabalong juga banyak diisi para santri yang tdiak hanya dari Tabalong, namun juga dari kabupaten tetangga hingga provinsi Kalteng dan Kaltim.

“Nanti kami bersama DPRD akan memastikan kembali ke Kementerian Tenaga Kerja, dan meyakinkan bahwa untuk Tabalong layak untuk dibantu” kata Zulfan

“pertimbangannya adalah Tabalong ini lebih dekat dengan rencana ibukota negara, kemudian komunitas yang berada di pondok pesantren tersebut, bukan hanya dari Tabalong, juga berada dari Kalteng, dan dari Kaltim karena kita berada di perbatasan” tambahnya

BLK komunitas yang berada dipondok pesantren Al-Islam kambitin pun menurut pantauan anggota dewan sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Satu unit BLK komunitas yang dibantu kemungkinan akan mendapat anggaran senilai Rp 1 miliar , berupa gedung workshop, sarana belajar seperti komputer, dan beberapa peralatan lainnya. (Muhammad Ariadi).

Related Articles

Leave a Comment