Komisi 1 DPRD & Pemkab Cari Solusi Terbaik Soal Relokasi Puskesmas Jaro

by tabalong hari ini
0 comment

Belum menemui kesepakatan, Komisi Satu DPRD Tabalong bersama Dinas Kesehatan Tabalong kembali membahas rencana relokasi Puskemas Jaro. Kedua belah pihak masih mencari solusi terbaik dalam memilih lahan relokasi Puskemas Jaro.

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tabalong, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, kembali melakukan pembahasan mengenai relokasi Puskesmas Jaro, pada Senin 16 Januari 2023, di Ruang Rapat Sekretariat DPRD Kabupaten Tabalong.

Pada pertemuan ketiga ini yang juga dihadiri Wakil Ketua 1 DPRD Tabalong, Jurni, serta SKPD terkait seperti Dinas Perkim, Bappedalitbang, BPKAD, dan Camat Jaro. Masih belum ditemui kesepakatan mengenai lokasi untuk relokasi Puskesmas Jaro , meskipun sebelumnya Komisi 1 dan SKPD terkait telah meninjau dua tempat rencana relokasi Puskesmas Jaro, yakni Desa Namun dan Desa Garagata.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tabalong, Supriani menjelaskan, ada sejumlah poin yang menjadi kesimpulan pada pertemuan ini, diantaranya yakni adanya opsi untuk melakukan survey lokasi lain, dan dewan meminta adanya dokumen perencanaan terkait rencana pembangunan dan relokasi Puskesmas Jaro di Desa Namun.

“Tadi hasil rapat belum ada kesepakatan yg menyatu gitu ya, pada kesimpulan nya tadi ada opsi yg diminta oleh komisi 1 beserta dengan wakil ketua dewan itu minta waktu survey relokasi selain di dua tempat itu, kemudian kalau di bangun di Garagata silahkan kami akan menarik surat kemarin yg penolakan lokasi, yg ketiga kami serahkan ke eksekutif untuk eksekusi itu” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Taufik, mengungkapkan di Tahun 2023 pihaknya telah menganggarkan dana sebesar 7,9 milyar rupiah . Yang mana anggaran tersebut dialokasikan untuk perencanaan hingga pembangunan Puskesmas Jaro di Desa Namun.

“Jadi komisi 1 tadi kan mau nya ada nya perencanaan desain bagaimana sih bentuk dari pada puskesmas yang akan di relokasi tadi nah seandainya memang kita melakukan perencanaan dari awal misalnya di tahun 2022 kita sudah melaksanakan ada perencanaan terkait dengan konstruksi mungkin di Tahun 2023 ini akan terlihat jelas desain nya bagaimana, tapi pada saat ini bahwa kenyataan nya kita me anggarkan untuk tahun 2023 ini dari perencanaan sampai pelaksanaan inilah nanti ada proses untuk bagaimana desain itu akan muncul apabila sudah ada proses seleksi konsultasi perencanaan itu sendiri” kata Taufik.

Taufik menambahkan, alasan Dinkes mengajukan lahan di desa namun untuk menjadi tempat relokasi Puskesmas Jaro, dikarenakan lahan nya sudah tersedia dan dikuasai Pemda. Ia juga memaparkan meski lokasi lahan di desa namun ada sedikit kemiringan, namun hal itu bisa diratakan sehingga mudah diakses, terutama bagi pengangkut material pembangunan.

Meskipun belum menemukan kesepakatan, taufik optimis relokasi puskesmas yang selama ini di-idamkan masyarakat Jaro bisa terlaksana Tahun 2023. Mengingat kondisi Puskesmas Jaro saat ini yang tidak bisa dikembangkan lantaran sebagian lahannya berdiri diatas lahan milik Pertamina dan berada dekat dengan pipa distribusi migas.

Nova Arianti, TV Tabalong

Related Articles

Leave a Comment