Hindari Dampak Pembangunan Pada Lingkungan, Pemkab Susun Kajian Lingkungan Hidup Strategis

TVTABALONG.COM – Tabalong telah memiliki peraturan daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan peraturan zonasi untuk wilayah Perkotaan Tanjung dan Murung Pudak. Segala rencana pembangunan akan mengacu para RDTR dan peraturan zonasi tersebut.

Namun guna menghindari dampak lingkungan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali sinkronkan RDTR dan Peraturan Zonasi, dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Sinkronisasi dua aturan tersebut dilakukan Dinas PUPR Tabalong bersama stake holder terkait, pada Senin (1/4/2019) lalu di Aula penghulu Rasyid.

Wakil Bupati Tabalong Mawardi yang memimpin rapat mengatakan, sinkronisasi aturan perlu dilakukan, agar pembangunan khususnya di area perkotaan, minim dampak negatif, khususnya bagi lingkungan. Ia berharap dinas terkait dan masyarakat, dapat melaporkan isu yang berkembang dan  berdampak pada penyusunan KLHS.

 “kegiatan ini dimaksud agar para stekholder dan masyarakat dapat menyampaikan gagasan-gagasan,  isu permasalahan dan potensi yang berkaitan dengan isu-isu pembangunan, serta isu yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan penyusunan KLHS” kata Mawardi

Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis, yang disesuaikan dengan RDTR dan Peraturan Zonasi , dikerjasamakan dengan Universitas Lambung Mangkurat. Penyusunan KLHS dipimpin Prof.Dr.Ir  Syarifudin Kadir.

Reporter : Normansyah | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: