Hasil Pemeriksaan BPOM, 4 Jenis Makanan & Minuman Positif Kandung Zat Pewarna Sintetis

TVTABALONG.COM – BPOM Hulu Sungai Utara dan Dinas Kesehatan Tabalong, periksa 103 sampel makanan, di enam titik pasar ramadhan Tabalong. Dari hasil pemeriksaan ini, didapati 4 jenis makanan dan minuman positif mengandung rhodamin B atau zat pewarna sintentis.

Dua jenis makanan diantaranya adalah puding dan sagu mutiara, sementara untuk jenis minuman terdapat pada 2 merek sirup yang berbeda.

Menurut  Kepala Kantor BPOM Hulu Sungai Utara Bambang Heri Purwanto, Rhodamin B tersebut merupakan zat pewarna sintetis, yang bila dikonsumsi terus menerus dapat membahayakan kesehatan.

pewarna berbahaya ini biasa di pakai untuk pewarna kain. Pembuatan kain sasirangan,  mewarnai layang-layang kertas dan lain-lainya. Tidak diperbolehkan dipakai pada makanan” jelas Bambang

“Untuk pewarna berbahaya ini kalau sudah dikonsumsi ini tidak bisa diurai oleh tubuh, sehingga akan menumpuk di dalam tubuh bahkan untuk jangka panjangnya bisa menyebabkan kanker”

Sementara pengawasan makanan dan minuman dari BPOM dan Dinkes kesehatan ini di sambut baik oleh salah satu pedagang pasar ramadhan Plaza Barunak, Edy.

Menurutnya melalui pengawasan ini, penjualan makanan dan minuman dapat terkontrol dari kesehatannya, dan tidak ada yang dirugikan dari pembeli ataupun pedagang.

 “bagus aja, supaya jangan ada bahan pengawet segala macam. Jadi pembeli senang, penjual juga ikut senang”  kata Edy

Harapannya semoga semua pedagang jangan menggunakan zat-zat yang tidak diinginkan, supaya tidak merugikan orang lain

Pada pengawasan pada tahun lalu, didapati 16 jenis makanan dan minuman positif mengandung boraks dan rhodamin B, yang berbahaya  bagi kesehatan.

Baca Juga : Pedagang Pasar Ramadhan Diminta Perhatikan Kebersihan Makanan & Minuman

Kasi Alat Kesehatan dan Farmasi Dinkes Tabalong mengatakan, apabila didapati penjual tahun lalu menjual kembali makan dan minum berbahaya maka akan ditindak, penindakan berupa pembinaan dan membuat perinyataan tertulis.

Reporter : Muhammad Aditya | Redaktur : M. Rahmadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: