Eksistensi Sekolah Ramah Anak diharap Mampu Tekan Kekerasan Pada Anak

TVTABALONG.COM – Sejak tiga tahun terakhir, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), berupaya membentuk Sekolah Ramah Anak (SRA).

Pembentukan SRA sebagai upaya DP3AP2KB, untuk menekan potensi kekerasan dari maupun terhadap anak, di lingkungan sekolah.

Dari 375 sekolah di Tabalong, 34 diantaranya telah menjadi sekolah ramah anak. Meski SRA masih 9 persen dari total sekolah di Tabalong, namun Pelaksana Tugas Kepala DP3AP2KB Sarjono berharap, eksistensi SRA dapat menekan kekerasan pada anak yang terjadi di lingkungan sekolah.

“komitmen ini kemudian dijabarkan ke dalam surat penandatanganan antara mereka, setelah itu baru dikembangkan menjadi sekolah yang nyaman, sehat dan memberi perlindungan khusus.” Ujar Sarjono

“salah satu deklarasi tadi adalah sekolah anti kekerasan. Diharapkan nantinya amnak-anak itu tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan seperti tawuran”

Berdasarkan data DP3AP2KB, kasus kekerasan anak yang harus berhadapan dengan hukum, hingga tahun ini masih terjadi. Tahun lalu, DP3AP2KB mencatat terdapat 22 kasus anak yang harus berhadapan dengan hukum, sedangkan tahun ini, hingga periode maret lalu tercatat 3 kasus serupa.

Reporter : Purnamasari | Redaktur : Hendriyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: