DPRD Tabalong Dukung Pelaksanaan Imunisasi PCV Balita

by tabalong hari ini
0 comment

DPRD Tabalong mendukung pelaksanaan imunisasi PCV di Tabalong. Hal tersebut dinilai penting lantaran penyakit radang paru-paru atau pneumonia dinilai berbahaya, dan dampaknya dapat diantisipasi dengan pengoptimalan tenaga kesehatan di desa.

Hal tersebut diungkapkan, anggota komisi satu DPRD Tabalong dokter Rusly Thamrim Senin 26 September tadi.

Menurut Rusly, antisipasi penyakit radang paru-paru atau pneumonia yang dilakukan pada balita penting dilakukan dengan imunisasi. Pasalnya penyakit tersebut terbilang berbahaya.

Selain itu, Rusly mengungkapkan perlunya pengoptimalan tenaga kesehatan mulai dari sektor desa turut berpengaruh dalam upaya antisipasi dampak pneumonia, terutama dalam perbaikan gizi dan program imunisasi yang tepat.

“Itu semua mereka punya pasukan atau petugas-petugas kesehatan di derah pedesaan mulai dari bidan desa puskesmas petugas kesehatan yang bertugas disana itu aktif melakukan pencegahan melalui perbaikan gizi jadi daya tahannya bagus kemudian imunisasi yang sudah disediakan oleh pemerintah itu harus dilengkapi,” katanya.

Rusli menambahkan, jika perbaikan gizi dan program imunisasi di ikuti dengan benar, tentunya dapat meningkatkan kekebalan tubuh bagi anak bayi maupun balita, yang dapat menangkal infeksi berbagai macam penyakit yang mengancam anak.

Sekedar diketahui, pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan telah menargetkan sebanyak 4,6 juta imunisasi pneumococcal conjugated vaccine atau vaksin PCV untuk meningkatkan daya tahan atau kekebalan anak bayi dan balita terhadap infeksi radang paru atau pneumonia.

Program imunisasi PCV sendiri telah di jalankan di Kabupaten Tabalong melalui 18 puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan se-Tabalong secara gratis. Sebelumnya vaksin PCV sendiri merupakan jenis vaksin berbayar yang di bandrol sekitar 900 ribu rupiah.

(Gazali Rahman, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment